RADARCIREBON.TV- Infeksi virus Nipah kembali menjadi sorotan global setelah munculnya sejumlah kasus terbaru di India.
Meski jumlah penderita terbilang sedikit, penyakit ini tetap dikategorikan sebagai ancaman serius karena memiliki tingkat kematian yang tinggi.
Organisasi kesehatan dunia menilai virus Nipah sebagai salah satu patogen zoonosis paling berbahaya yang berpotensi memicu wabah.
Baca Juga:Waduh! Seluruh Exco FAM Malaysia Mundur Imbas Skandal Naturalisasi 7 Pemain, Hindari Hukuman? Babak Baru Skandal Naturalisasi Malaysia: CAS Tangguhkan Hukuman FIFA untuk 7 Pemain Hariamu Malaya
Salah satu tantangan utama dalam penanganan virus Nipah adalah gejala awalnya yang sering kali tampak ringan dan tidak spesifik.
Banyak penderita tidak menyadari bahwa tubuhnya telah terinfeksi, sehingga penanganan medis kerap terlambat dilakukan.
Apa Itu Virus Nipah?
Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis, yaitu infeksi yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Lelelawar buah dari genus Pteropus atau yang dikenal sebagai flying foxes menjadi reservoir alami virus ini.
Selain itu, babi juga berperan sebagai inang perantara yang dapat mempercepat penyebaran virus ke manusia.
Penularan antarmanusia pun dilaporkan terjadi, terutama melalui kontak erat dengan cairan tubuh penderita.
Masa Inkubasi Virus Nipah
Masa inkubasi virus Nipah berkisar antara 4 hingga 14 hari setelah seseorang terpapar, seperti dikutip dari laporan BBC, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga:Jadwal Link Stremaing Hari Ini Thailand Masters 2026, Cek Daftar Wakil Indonesia di Babak 32 BesarWow! Persib Kontrak Dion Markx 2,5 Tahun, Bek Muda Timnas Indonesia Jadi Kepingan Berharga Maung Bandung
Pada fase ini, penderita bisa terlihat sehat tanpa gejala yang mencolok, padahal virus sudah berkembang di dalam tubuh.
Kondisi inilah yang membuat virus Nipah berisiko menyebar tanpa disadari, terutama jika tidak disertai kewaspadaan kesehatan dan deteksi dini.
Gejala Awal yang Sering Dianggap Sepele
Pada tahap awal infeksi, gejala virus Nipah menyerupai penyakit infeksi umum seperti flu. Beberapa keluhan yang paling sering muncul antara lain:
Demam
Sakit kepala
Nyeri otot
Mual dan muntah
Sakit tenggorokan
Karena gejalanya tidak khas, banyak orang menganggap kondisi ini sebagai flu biasa atau kelelahan.
Padahal, pada sebagian pasien, virus dapat berkembang dengan cepat menjadi kondisi yang jauh lebih serius.
Gejala Lanjutan dan Komplikasi Berat
Jika infeksi berlanjut, penderita virus Nipah dapat mengalami gangguan kesehatan yang lebih berat.
Gejala lanjutan yang perlu diwaspadai meliputi mengantuk berlebihan, kebingungan, perubahan kesadaran, hingga sesak napas akibat pneumonia.
