RADARCIREBON.TV- Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS) memberikan angin segar bagi sepak bola Malaysia.
CAS resmi mengabulkan permohonan penangguhan pelaksanaan hukuman (stay of execution) terhadap tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang sebelumnya dijatuhi sanksi oleh FIFA.
Dengan keputusan ini, ketujuh pemain tersebut untuk sementara diizinkan kembali beraktivitas di dunia sepak bola sambil menunggu putusan akhir banding.
Baca Juga:Wow! Persib Kontrak Dion Markx 2,5 Tahun, Bek Muda Timnas Indonesia Jadi Kepingan Berharga Maung BandungPersib Kudeta Puncak Klasemen, Sentuhan Magis Bojan Hodak Hasilkan Kemenangan vs PSBS Biak
Keputusan ini diumumkan oleh Football Association of Malaysia (FAM) melalui pernyataan resmi pada Senin (26/1/2026) malam.
FAM menegaskan bahwa penangguhan tersebut membuat skors 12 bulan yang dijatuhkan FIFA tidak berlaku sementara.
Oleh karena itu, para pemain bisa kembali bermain baik di level klub maupun tim nasional.
“Ini berarti skors 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola yang dijatuhkan FIFA terhadap tujuh pemain tersebut ditangguhkan sementara,” tulis FAM dalam pernyataannya.
Kini para pemain kini diizinkan untuk melanjutkan karier dan mengikuti aktivitas sepak bola hingga CAS mengeluarkan putusan final.
Meski demikian, FAM juga menekankan bahwa keputusan CAS ini bersifat sementara. Artinya, hukuman FIFA belum dibatalkan sepenuhnya karena proses hukum masih berjalan.
CAS baru akan mengambil keputusan final setelah seluruh tahapan banding diselesaikan. Penanganan ini jadi babak baru skandal naturalisasi Timnas Malaysia.
Baca Juga:Head to Head & Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Man United Liga Inggris 2025/26: Adu Tajam di EmiratesCatat Tanggalnya! Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Mulai Dijual, Ini Jadwal Lengkap Pemesanannya
Sebelumnya, FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada FAM pada September lalu. FAM didenda sebesar 350.000 franc Swiss dan tujuh pemain naturalisasi dijatuhi skors 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola.
Sanksi tersebut diberikan setelah FIFA menilai adanya ketidaksesuaian dokumen dalam proses naturalisasi para pemain.
Ketujuh pemain yang kini mendapatkan penangguhan hukuman dari CAS adalah:
Facundo Garcés
Rodrigo Holgado
Imanol Machuca
João Figueiredo
Gabriel Palmero
Jon Irazabal
Héctor Hevel
Kasus ini sendiri bermula dari program naturalisasi pemain yang dilakukan Malaysia untuk memperkuat Timnas.
Para pemain tersebut berasal dari Argentina, Brasil, Belanda, dan Spanyol. Otoritas Malaysia sebelumnya menyatakan bahwa seluruh pemain telah memenuhi syarat FIFA karena memiliki garis keturunan, yakni kakek atau nenek yang lahir di Malaysia.
