Jean-Van Gastel Nilai Putaran Kedua BRI Super League Lebih Berat dan Kompetitif

Jean-Paul van Gastel
Jean-Paul van Gastel nilai putaran kedua BRI Super League sangat ketat. Foto: Instagram PSIM Yogyakarta / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memberikan tanggapan tentang dinamika bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Walau mayoritas peserta lain melakukan perombakan skuad, dia memutuskan tidak gegabah.

Klub dengan julukan Laskar Mataram tersebut saat ini mengumpulkan 30 poin serta menempati peringkat ketujuh klasemen sementara. Walau begitu, kondisi itu belum membuat PSIM berada dalam posisi aman.

“Saya pikir kami tidak butuh empat kemenangan beruntun hanya untuk tidak terdegradasi,” kata pelatih asal Belanda itu.

Baca Juga:Menang Telak Atas Korea Selatan, Kapten Timnas Futsal Indonesia Enggan Berpuas DiriBelajar dari Pengalaman, PSIM Yogyakarta Bergerak Cepat Siapkan Skuad untuk BRI Super League

“Kami butuh lebih banyak poin untuk mencapai target (bertahan) itu. Ya, kami belum aman,” lanjut dia.

Menurut pelatih berusia 53 tahun tersebut, nuansa turnamen teratas Liga Indonesia itu seperti berubah signifikan di paruh musim. Banyak tim mulai panik untuk menggandeng amunisi baru dan persaingan terasa sangat ketat.

“Saya perhatikan sekarang di Indonesia itu seolah ada dua kompetisi terpisah. Putaran pertama dilihat dulu bagaimana jalannya, lalu di putaran kedua semua orang mulai panik atau memperkuat tim,” jelasnya.

“Dan tiba-tiba liganya terasa berbeda lagi. Tapi bagi kami, kami harus mempertahankan apa yang sedang kami lakukan dan semoga pemain yang cedera cepat kembali,” paparnya

Van Gastel menegaskan PSIM tidak melakukan perekrutan pemain baru pada bursa transfer kali ini. Keterbatasan anggaran juga membuat Laskar Mataram mempertahankan skuad yang ada.

“Tidak ada, tidak ada pemain baru. Ya, begitulah keadaannya. Tapi bagi saya tidak ada tekanan. Kami menjalani pertandingan dan sekarang punya 30 poin di posisi ketujuh saat ini. Itu bagus,” katanya.

“Jika bisa mempertahankan, saya tidak tahu. Dan bagaimana tim lain jika mereka membawa pemain baru kami harus menghadapi mereka dan melihat seberapa kuat mereka. Tapi bagi kami, kami tetap melakukan hal yang sama,” tandasnya.

Baca Juga:Link Live Streaming Benfica vs Real Madrid, Penentuan Nasib Dua Raksasa di Liga ChampionsPanitia Pelaksana Persik Kediri Perketat Keamanan Tiket Jelang Duel Kontra Bali United

Dengan 16 pertandingan tersisa, Laskar Mataram bertekad menjaga konsistensi supaya tetap berada di jalur target yang dibidik.

PSIM dijadwalkan berhadapan dengan Borneo FC pada pekan ke-19 BRI Super League. Pertandingan itu diselenggarakan di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (1/2/2026).

Sebelumnya, PSIM gagal memetik poin usai dilibas Persebaya Surabaya tiga gol tanpa balas di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026).

0 Komentar