RADARCIREBON.TV – Real Madrid menutup fase klasemen Liga Champions dengan hasil yang benar-benar mengecewakan. Bertandang ke markas Benfica pada Kamis (29/1) dini hari WIB, Los Blancos tumbang dengan skor 2-4 dalam laga dramatis di Lisbon. Kekalahan ini memaksa raksasa Spanyol itu harus melewati jalur playoff untuk bisa menembus babak 16 besar.
Madrid sebenarnya membuka harapan lebih dulu lewat gol Kylian Mbappe. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Benfica langsung merespons melalui gol Andreas Schjelderup dan eksekusi penalti Vangelis Pavlidis yang membalikkan keadaan sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, petaka Madrid belum berhenti. Schjelderup kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54, mencetak gol keduanya sekaligus memperlebar keunggulan tuan rumah. Mbappe sempat menghidupkan asa tim tamu lewat gol keduanya empat menit berselang, tetapi Benfica memastikan kemenangan lewat gol penentu di menit-menit akhir pertandingan.
Baca Juga:4 Pemain Eropa Ini Berpeluang Dinaturalisasi PSSI, Disiapkan Jadi Senjata Rahasia Timnas IndonesiaSinyal Kuat! John Herdman Bakal Dapat Amunisi Baru, Jordy Wehrmann Selangkah Lagi Menuju Timnas Indonesia di F
Situasi Madrid makin sulit karena harus menyelesaikan laga dengan sembilan pemain. Raul Asencio dan Rodrygo sama-sama menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Asencio diusir setelah tekel keras, sementara Rodrygo dihukum akibat protes berlebihan kepada wasit. Kondisi ini membuat Madrid kehilangan kontrol permainan di fase krusial.
Hasil tersebut membuat Real Madrid finis di peringkat kesembilan klasemen akhir fase liga dengan 15 poin dari delapan pertandingan. Mereka hanya terpaut satu angka dari posisi delapan besar yang memberikan tiket langsung ke babak 16 besar. Artinya, kegagalan meraih minimal hasil imbang di laga ini benar-benar mahal harganya.
Jude Bellingham tak menutupi rasa kecewanya. Gelandang muda Inggris itu mengakui performa timnya jauh dari standar Madrid.
“Jelas, kekalahan ini mengerikan. Kami tidak menyangkanya,” ujar Bellingham.
Ia menilai Benfica tampil jauh lebih siap dan agresif sepanjang laga. “Kami kebobolan dari gol-gol yang seharusnya bisa dihindari. Mereka lebih intens, lebih agresif, mereka memenangkan semua bola,” lanjutnya.
Menurut Bellingham, masalah terbesar Madrid adalah kegagalan melakukan hal-hal dasar. “Kami tidak bisa melakukan hal-hal dasar dengan baik. Kami tidak bisa membuat peluang. Kami harus melihat kembali pertandingan ini untuk evaluasi,” pungkasnya.
