RADARCIREBON.TV – Kabar yang ditunggu Bobotoh akhirnya datang juga. Eliano Reijnders memberi sinyal tegas jelang duel panas Persis Solo vs Persib Bandung pada pekan ke-19 BRI Super League. Setelah sempat menghilang karena hukuman, sang full back kini kembali dalam kondisi paling siap dan bisa jadi pembeda di laga krusial ini.
Pertandingan Persis kontra Persib dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (31/1/2026). Laga tandang ini jelas bukan sekadar partai biasa bagi Maung Bandung. Tekanan publik tuan rumah, atmosfer stadion, serta ambisi Persis keluar dari papan bawah membuat duel dipastikan berjalan keras sejak menit pertama.
Di tengah situasi itu, kembalinya Reijnders menjadi suntikan tenaga yang sangat berarti. Pemain berusia 24 tahun tersebut sebelumnya absen saat Persib menghadapi PSBS Biak karena sanksi akumulasi kartu kuning. Namun justru dari situlah ia mendapat “keuntungan” tak terduga: kondisi fisiknya kini benar-benar prima.
Baca Juga:Dipermalukan Benfica dan Hancur di Liga Champions, Real Madrid Harus Ikut Play Off Untuk Tembus 16 Besar4 Pemain Eropa Ini Berpeluang Dinaturalisasi PSSI, Disiapkan Jadi Senjata Rahasia Timnas Indonesia
“Minggu lalu saya tidak bermain. Jadi, saya punya waktu istirahat lebih banyak. Saya bugar,” kata Reijnders singkat—sebuah pernyataan sederhana yang menyimpan pesan besar.
Kebugaran ini penting karena peran Reijnders bukan sekadar bek sayap biasa. Ia dikenal aktif membantu serangan, agresif dalam duel, dan disiplin saat bertahan. Dalam skema permainan modern Persib, full back dituntut naik-turun tanpa henti—dan itu butuh mesin fisik yang siap tempur. Reijnders punya semua itu.
Meski Persis Solo sedang berkutat di papan bawah klasemen, Reijnders menolak memandang remeh lawan. Menurutnya, posisi klasemen sering menipu. Tim yang terdesak justru bisa tampil lebih berani dan tanpa beban.
“Di liga ini segalanya mungkin terjadi. Kami harus tetap fokus, bermain sebagai satu tim, dan meraih kemenangan,” tegasnya.
Pernyataan itu menunjukkan kewaspadaan tinggi dari kubu Persib. Mereka sadar laga tandang selalu menyimpan jebakan. Sedikit lengah, tiga poin bisa melayang. Karena itu, konsentrasi penuh dan kerja kolektif jadi kunci utama.
Reijnders juga menekankan pentingnya menjalankan instruksi pelatih secara disiplin. Persib tengah berusaha menjaga tren positif, dan kehilangan poin di momen seperti ini bisa merusak momentum perburuan posisi puncak.
