FAM Cari Jalan Tengah Usai Exco Mundur Massal, Harap Kebijakan FIFA dan AFC

FA Malaysia
FAM berharap keringanan FIFA dan AFC. Foto:  X FA Malaysia / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sudah mengkonfirmasi pada FIFA dan AFC tentang pengunduran diri seluruh anggota Komite Eksekutif (Exco) mereka.

Hal tersebut diumumkan secara resmi oleh FAM dalam unggahan di laman Facebook resminya pada Kamis (29/1/2026).

Dari unggahan itu, surat dari Sekretaris Jenderal FAM Datuk Noor Azman Rahman sudah dikirim kepada FIFA dan AFC, tepatnya surat dikirim ke Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom serta Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor John.

Baca Juga:Langkah Mulus Prahdiska Bagas Shujiwo ke Perempat Final Thailand Masters 2026Meski Gagal Bela Timnas di FIFA Series 2026, Shayne Pattynama Tetap Merapat ke GBK

Surat itu berisi pemberitahuan, seluruh anggota Exco FAM sudah mengundurkan diri dari jabatannya.

Semua jajaran anggota Exco FAM untuk periode 2025-2029 secara sukarela mengundurkan diri dari jabatan mereka pada Rabu (28/1/2026).

Pelaksana Tugas Presiden FAM, Datuk Mohd Yusoff Mahadi, mengungkapkan keputusan tersebut dibuat secara mutlak.

Yusoff mempertegas keputusan itu dengan mempertimbangkan tanggung jawab mereka pada organisasi, sekaligus tidak dipengaruhi baik kepentingan maupun posisi pribadi.

Yusoff menjelaskan langkah itu merupakan tindakan bijaksana serta berprinsip untuk menjaga integritas FAM usai skandal pemalsuan dokumen.

Langkah itu dinilai juga sebagai upaya FAM untuk menyelamatkan sepak bola Malaysia dari sanksi berat FIFA.

“Pengunduran diri ini dimaksudkan untuk mencapai tujuan-tujuan berikut, yaitu untuk melindungi reputasi dan kepentingan FAM sebagai sebuah organisasi dan untuk mengurangi risiko konsekuensi yang lebih serius yang dapat memengaruhi sepak bola Malaysia secara keseluruhan,” tulis pernyataan FAM.

Baca Juga:Shayne Pattynama Berpeluang Tampil Perdana saat Persija Jakarta Sambangi Kandang Persita Tangerang Tetap Tangguh Meski PSBS Biak Terpuruk, Kadu Tembus 5 Besar Kiper dengan Penyelamatan Terbanyak

“Untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabilitas, khususnya dalam situasi di mana kepercayaan publik harus dijaga,” lanjutnya.

Yusoff menjelaskan pengunduran diri ini juga akan memberikan kesempatan bagi FIFA dan AFC untuk secara bebas menilai, meninjau, dan menangani masalah yang bersangkutan dengan tata kelola dan urusan administrasi FAM.

Langkah itu juga akan menentukan reformasi yang dibutuhkan tanpa campur tangan atau konflik saat ini dengan kepercayaan yang tinggi.

Yusoff melanjutkan, pengunduran diri itu juga bertujuan untuk memulihkan kepercayaan publik, pemangku kepentingan, mitra, serta komunitas sepak bola secara keseluruhan.

Sementara itu, Yusoff menuturkan Datuk Noor Azman Rahman bakal terus mengawasi operasional sehari-hari FAM.

0 Komentar