Gelandang MU Berguguran! Usai Casemiro, Manuel Ugarte Juga Terancam Angkat Kaki dari Old Trafford

manuel Ugarte
ig @ugartemanu
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Manchester United bersiap memasuki fase perombakan besar-besaran, dan kali ini sektor yang jadi sorotan tajam adalah lini tengah. Setelah Casemiro dipastikan bakal berpisah di akhir musim, satu nama lain kini ikut terseret arus perubahan. Manuel Ugarte disebut-sebut tak lagi masuk rencana jangka panjang Setan Merah.

Pada bursa transfer sebelumnya, MU memang lebih fokus membenahi lini depan. Kedatangan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko menjadi bukti bahwa klub ingin mengatasi tumpulnya penyelesaian akhir. Namun, perbaikan di sektor serang justru membuat kelemahan di lini tengah semakin terekspos.

Selama beberapa musim terakhir, keseimbangan permainan MU kerap dipertanyakan. Ketergantungan pada Casemiro dan Bruno Fernandes dinilai membuat transisi permainan kurang mulus, terutama ketika menghadapi tim dengan tempo cepat dan tekanan tinggi. Lini tengah MU sering kalah duel, lambat dalam distribusi bola, dan mudah ditembus saat kehilangan penguasaan.

Baca Juga:Dipermalukan Benfica dan Hancur di Liga Champions, Real Madrid Harus Ikut Play Off Untuk Tembus 16 Besar4 Pemain Eropa Ini Berpeluang Dinaturalisasi PSSI, Disiapkan Jadi Senjata Rahasia Timnas Indonesia

Manajemen klub pun akhirnya mengambil keputusan tegas. Casemiro tidak akan dipertahankan setelah kontraknya habis. Kepergian gelandang Brasil itu menjadi awal dari restrukturisasi besar di ruang mesin tim.

Namun, kejutan tak berhenti di situ. Laporan menyebut Manuel Ugarte kini berada di pintu keluar Old Trafford. Gelandang asal Uruguay itu didatangkan dengan nilai transfer besar dan sempat digadang-gadang menjadi pilar masa depan. Sayangnya, kontribusinya belum sesuai harapan.

Sejak terjadi perubahan di kursi pelatih, menit bermain Ugarte menurun drastis. Ia bahkan lebih sering menghangatkan bangku cadangan dalam laga-laga penting. Situasi ini diperparah dengan munculnya kembali kepercayaan pelatih kepada Kobbie Mainoo, yang dinilai lebih dinamis dan cocok dengan sistem permainan saat ini.

Ugarte sebenarnya dikenal sebagai gelandang pekerja keras dengan kemampuan bertahan yang solid. Namun, gaya mainnya dianggap kurang fleksibel untuk skema yang kini diterapkan. Ia kesulitan beradaptasi dengan tempo Liga Inggris yang cepat dan tuntutan distribusi bola yang lebih progresif.

Beberapa klub Eropa mulai memantau situasinya. Ketertarikan dari liga lain membuka peluang bagi MU untuk melepas sang pemain dan mengalihkan dana demi memburu gelandang yang lebih sesuai kebutuhan taktik.

0 Komentar