RADARCIREBON.TV – Persaingan di BRI Super League 2025/2026 semakin sengit setelah rangkaian pertandingan Jumat, 30 Januari 2026 memperlihatkan dinamika besar di puncak klasemen. Salah satu laga menarik pada pekan ke-19 adalah Persita Tangerang vs Persija Jakarta yang berakhir dengan kemenangan telak 2-0 untuk Persija, memberikan dampak signifikan bagi posisi kedua tim di papan klasemen.
Di Indomilk Arena, Tangerang, Persija tampil efektif dengan dua gol yang dicetak oleh Gustavo Almeida dan Maxwell Souza, membawa Macan Kemayoran meraih tiga poin penting. Kemenangan ini membuat Persija naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan total 41 poin, menyamai jumlah poin yang dikoleksi oleh Persib Bandung di puncak.
Persita sendiri tetap berada di zona papan tengah klasemen dengan poin yang stabil, namun kekalahan dari tim ibu kota membuat mereka terbenam di posisi kelima dengan 32 poin, meski sempat menjalani tren tak terkalahkan sebelum laga ini.
Baca Juga:Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Emas Tembus Rp3,27 Juta/Gram!3 Alasan Utama Ajax Memilih Maarten Paes sebagai Kiper Baru
Sementara itu, Persib Bandung yang memimpin klasemen sempat unggul selisih poin tipis sebelum pertandingan pekan ke-19 dimulai. Meski Persib belum bermain di Jumat, koleksi poin mereka tetap berada di kisaran teratas klasemen, sehingga persaingan untuk menjadi juara musim semakin memanas.
Persaingan di puncak juga dipengaruhi oleh realitas bahwa banyak tim memiliki selisih poin yang tipis. Baik Persib maupun Persija kini memiliki 41 poin, dan hal ini membuat setiap hasil pertandingan di pekan selanjutnya menjadi penting untuk menentukan siapa yang akan memuncaki klasemen akhir.
Di sisi lain, kompetisi memanas tidak hanya di papan atas. Beberapa tim yang berada di zona bawah klasemen seperti Persis Solo, Semen Padang, dan Persijap Jepara harus bekerja ekstra keras di fase kedua untuk menghindari ancaman degradasi, sementara tim yang berada di papan tengah berusaha mengejar peluang untuk tampil di kompetisi Asia musim berikutnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa BRI Super League 2025/2026 terus memberikan ketegangan dan drama kompetitif, dengan setiap kemenangan dan kekalahan berpotensi mengubah peta persaingan di papan klasemen. Dengan sisa pertandingan yang tersisa, persaingan untuk juara, zona Asia, dan posisi aman degradasi masih sangat terbuka untuk berbagai klub peserta kompetisi.
