RADARCIREBON.TV – Manchester United bersiap melakukan perubahan signifikan di sektor lini tengah jelang bursa transfer musim panas 2026. Setelah memastikan akan berpisah dengan Casemiro, Setan Merah kini disebut-sebut berpotensi melepas satu gelandang lainnya, yakni Manuel Ugarte.
Pada jendela transfer musim panas lalu, MU lebih memfokuskan belanja pemain untuk memperkuat lini depan. Kehadiran Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, serta Benjamin Sesko diharapkan mampu mendongkrak produktivitas gol tim. Namun, perhatian publik justru tertuju pada lini tengah yang dinilai masih belum ideal.
Ketergantungan tim terhadap duet Casemiro dan Bruno Fernandes kerap menjadi sorotan. Pola tersebut dianggap membuat permainan MU kurang fleksibel, terutama ketika menghadapi lawan yang bermain dengan tempo tinggi dan pressing agresif. Situasi ini mendorong manajemen klub melakukan evaluasi menyeluruh.
Baca Juga:Gol Indah di Depan Carrick, Shea Lacey Kirim Pesan Tegas: Siap Naik Level Bersama MUAntisipasi Tiket Palsu, Persik Kediri Terapkan Sistem Tiket Gelang saat Jamuan Bali United
MU telah mengonfirmasi bahwa Casemiro akan meninggalkan Old Trafford setelah kontraknya berakhir di penghujung musim. Gelandang asal Brasil itu menutup perjalanannya bersama MU setelah empat musim membela panji Setan Merah.
Tak hanya Casemiro, satu nama lain kini masuk dalam daftar pemain yang berpotensi dilepas. Berdasarkan laporan The Athletic, Manuel Ugarte juga tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub untuk musim mendatang.
Ugarte direkrut dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer sekitar 42 juta poundsterling pada era kepelatihan Erik ten Hag. Namun, kontribusinya dinilai belum sebanding dengan ekspektasi yang dibebankan kepadanya. Adaptasi yang tidak berjalan mulus membuat perannya kian terbatas.
Sejak Michael Carrick dipercaya sebagai pelatih interim, kesempatan bermain Ugarte semakin menipis. Ia hanya mencatatkan total sembilan menit tampil dari dua laga awal di bawah arahan Carrick. Bahkan, saat MU mencatat kemenangan dramatis 3-2 atas Arsenal di Emirates Stadium, Ugarte sama sekali tidak dimainkan.
Sempat muncul harapan ketika Ruben Amorim datang, mengingat keduanya pernah bekerja sama sebelumnya. Namun, performa Ugarte tak kunjung stabil seperti saat masih memperkuat Sporting CP. Alhasil, ia lebih sering mengawali pertandingan dari bangku cadangan.
Kepercayaan Carrick terhadap Kobbie Mainoo menjadi faktor lain yang memperkecil peluang Ugarte bertahan. Gelandang muda tersebut dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan permainan tim saat ini.
