Pemerintah mewacanakan merumahkan guru honorer di sekolah negeri. Hal itu memicu kekhawatiran nasib guru honorer yang sudah mengabdi lama, sehingga dalam waktu dekat PGRI Kota Cirebon akan mengumpulkan data guru honorer untuk dibahas di tingkat pemerintah pusat.
Guru honorer khususnya di sekolah negeri diwacanakan akan dirumahkan. Hal itu merujuk rencana kebijakan pemerintah pusat.
Kondisi ini memicu kekhawatiran bagi para guru honorer di daerah, terutama yang sudah mengabdi bertahun-tahun untuk mengajar dan mendidik. Mereka terancam kehilangan pekerjaan dan penghasilan.
Baca Juga:Desa Dukupuntang Terdampak Pipanisasi PDAM Kuningan – VideoDesa Cipanas Diaudit Inspektorat Kab. Cirebon – Video
Menanggapi hal tersebut, Ketua PGRI Kota Cirebon akan melakukan langkah-langkah berupa mendata jumlah guru honorer di tiap kecamatan. Nantinya akan diusulkan dan dibahas di PGRI tingkat Provinsi Jawa Barat dan pusat.
Di sisi lain, wacana pengangkatan petugas SPPG menjadi P3K berisiko menimbulkan kecemburuan guru honorer.
Diharapkan, wacana Indonesia Emas 2045 bisa sejalan dengan dukungan kebijakan pemerintah untuk memprioritaskan pendidikan. Jangan sampai guru-guru terancam, terutama guru honorer yang membantu mendidik anak-anak di sekolah negeri.