RADARCIREBON.TV – Sinergi antara kompetisi domestik dan kebutuhan tim nasional sering kali menjadi tantangan klasik dalam sepak bola Indonesia. Namun, sebuah langkah maju baru saja diambil oleh juru taktik anyar Skuad Garuda. Belum lama ini, publik sepak bola tanah air dikejutkan dengan momen penting yang melibatkan jajaran petinggi liga dan tim nasional.
Pada hari Jumat, tepatnya 30 Januari 2026, sebuah pertemuan penting berlangsung di Kantor I.League. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, hadir secara langsung didampingi oleh Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers. Kedatangan mereka bukan tanpa alasan; agenda utama yang dibawa adalah menyelaraskan visi antara penyelenggara liga dengan jadwal Timnas Indonesia yang kian padat.
Dari sisi I.League, pertemuan ini dihadiri oleh para petinggi kunci seperti Direktur Kompetisi Asep Saputra, Deputi Direktur Kompetisi dan Komersial Takeyuki Oya, hingga General Manager Kompetisi dan Operasional Ronny Suhatril. Diskusi yang berlangsung secara tertutup namun konstruktif tersebut berfokus pada bagaimana jadwal kompetisi musim ini hingga perencanaan musim mendatang bisa berjalan beriringan dengan agenda internasional Garuda.
Baca Juga:Geger di Pasar Modal! Baru 25 Hari Resmi Dilantik, Aditya Jayaantara Mundur dari OJKGPPI Juara Putaran Pertama Proliga 2026 Usai Duel Sengit di Gresik
Dalam sebuah kesempatan setelah pertemuan, John Herdman memberikan pandangannya mengenai kolaborasi ini. Ia menyatakan bahwa ini merupakan peluang yang sangat krusial bagi masa depan sepak bola Indonesia. Herdman menekankan bahwa Tim Nasional dan Liga Indonesia memiliki satu tujuan yang tidak bisa dipisahkan, yaitu saling memperkuat satu sama lain. Menurutnya, periode empat tahun ke depan akan menjadi masa transisi yang sangat penting, di mana koordinasi yang erat dengan operator liga akan menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi pemain-pemain yang merumput di kompetisi domestik.
Senada dengan pelatih asal Inggris tersebut, Asep Saputra selaku Direktur Kompetisi I.League juga menyambut baik komunikasi intensif ini. Asep mengungkapkan bahwa sinkronisasi jadwal memang menjadi prioritas utama pihak liga. Ia menjelaskan bahwa pihaknya dan Direktur Teknik PSSI secara berkala membedah aspek teknis guna memastikan bahwa persiapan kompetisi tidak berbenturan dengan kepentingan nasional. Upaya ini dilakukan agar semua agenda, baik liga maupun timnas, dapat terlaksana secara maksimal tanpa ada pihak yang merasa dirugikan.
