RADARCIREBON.TV – Cuaca yang semakin tidak bersahabat, seperti panas ekstrem, bukan hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga berdampak pada fungsi metabolisme tubuh. Metabolisme yang baik penting untuk mengubah makanan menjadi energi, menjaga suhu tubuh, serta mendukung daya tahan tubuh saat aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, konsumsi minuman yang tepat menjadi bagian penting untuk menjaga kesehatan saat cuaca panas menyengat
Para ahli gizi menekankan bahwa hi.drasi optimal adalah kunci menjaga metabolisme tetap stabil. Air putih sederhana tetap menjadi pilihan utama karena efektif menggantikan cairan yang hilang akibat keringat dan membantu sistem tubuh bekerja secara efisien. Tubuh yang kurang terhidrasi cenderung mengalami penurunan efisiensi metabolik dan merasa cepat lelah.
Salah satu minuman alami yang banyak direkomendasikan adalah air kelapa muda. Minuman ini mengandung elektrolit penting seperti kalium dan magnesium yang membantu keseimbangan cairan dalam tubuh serta mendukung fungsi otot dan saraf faktor yang tidak kalah penting untuk metabolisme tubuh yang sehat saat suhu panas. Berita terbaru juga menegaskan bahwa air kelapa dapat membantu tubuh memulihkan cairan dengan lebih baik dibandingkan air biasa setelah berkeringat.
Baca Juga:Tak Tergoyahkan! 6 Pemain Badminton dengan Rekor Terlama di Puncak Ranking DuniaSassuolo Dihadang Laga Sulit Januari 2026, Jay Idzes Cs Tantang Tiga Tim Elite
Selain itu, jus buah dan sayur segar seperti jus semangka, lemon, atau mentimun merupakan pilihan yang baik karena kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat membantu tubuh tetap optimal dalam menghadapi stres panas. Jus semangka misalnya kaya akan likopen dan air, membantu memperkuat sistem imun dan melancarkan hidrasi.
Sementara itu, minuman seperti teh hijau atau matcha juga mendapat sorotan karena kandungan antioksidannya EGCG yang dipercaya dapat membantu proses metabolisme tubuh. Matcha terutama disebut memiliki potensi menstimulasi metabolisme energi secara ringan sambil memberikan energi tanpa lonjakan gula darah drastis.
Pakar kesehatan mengingatkan agar saat cuaca panas ekstrem, minuman berkafein tinggi atau minuman manis berlebihan justru dapat memperlambat hidrasi dan metabolisme karena efek diuretik atau gula tinggi yang membuat tubuh cepat haus lagi.
Menjaga metabolisma tubuh di cuaca panas bukan hanya soal minum banyak, tetapi juga memilih minuman yang menyegarkan, bernutrisi, dan membantu fungsi internal tubuh dari air putih, air kelapa, jus buah, hingga minuman berbasis teh berkualitas. Dengan pilihan yang tepat, tubuh bisa tetap bugar, produktif, dan sehat meski terik matahari sedang menjadi tantangan utama.
