Banyak Kios Pasar Tutup Akibat Pedagang Kurang Inovatif – Video

Banyak Kios Pasar Tutup Akibat Pedagang Kurang Inovatif
0 Komentar

Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan jumlah pengunjung. Namun di sisi lain, masih ditemukan banyak kios yang tutup, terutama di Pasar Palimanan dan Pasar Sumber.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon mencatat, saat ini terdapat sembilan pasar di bawah kewenangan pemerintah daerah. Tujuh di antaranya merupakan pasar rakyat tradisional, sedangkan dua lainnya merupakan pasar tematik yaitu pasar kue dan pasar batik.

Menurut Nur Urip, secara umum ketersediaan barang dan jumlah pengunjung di pasar rakyat masih terbilang aman, terutama pada momen-momen tertentu seperti menjelang Ramadan. Pengelolaan pasar menyebut, jam ramai belanja biasanya terjadi sejak pagi hari hingga menjelang siang.

Baca Juga:Mastoat Pimpin MPC Pemuda Pancasila Kab. Cirebon – VideoPasien ODHIV Bisa Ambil Obat ARV Secara Langsung Tanpa Perantara – Video

Namun di balik peningkatan jumlah pengunjung tersebut, Disperdagin mengakui masih banyak kios di sejumlah pasar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini paling terlihat di Pasar Palimanan dan Pasar Sumber.

Disperdagin menegaskan, kewenangan dinas hanya terbatas pada area di dalam pasar. Sementara pedagang yang berjualan di luar area pasar bukan menjadi ranah penanganan dinas perdagangan. Hal ini turut memberi dampak terhadap aktivitas pedagang di dalam pasar.

Dalam upaya meramaikan pasar, pemerintah daerah mengaku telah melakukan berbagai langkah. Mulai dari penyelenggaraan event, kegiatan hari Minggu, hingga aktivitas sosial seperti senam bersama. Namun hasilnya dinilai belum maksimal jika tidak didukung oleh kesadaran pedagang.

Menurutnya, pasar tidak bisa ramai hanya karena kegiatan seremonial. Keramaian akan tercipta jika pedagang aktif mengisi kios dan melakukan inovasi dalam berdagang. Pemerintah menyebut telah menyediakan fasilitas, namun pemanfaatannya kembali lagi kepada pedagang.

Ke depan, Disperdagin berharap pasar rakyat di Kabupaten Cirebon, termasuk Pasar Palimanan dan Pasar Sumber, dapat kembali menjadi pusat perekonomian masyarakat. Dengan keunikan tawar-menawar yang tidak dimiliki pasar modern, pasar tradisional diharapkan mampu bersaing dan tetap relevan.

0 Komentar