Tak Lagi Jadi Primadona? Jurusan D3 Universitas Indonesia Minim Peminat di SNBP, Ini Fakta dan Penyebabnya

Kampus UI
Salah satu faktor paling dominan yang menyebabkan jurusan D3 UI sepi peminat adalah stigma sosial terhadap pendidikan diploma. Foto: univ_indonesia/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Universitas Indonesia (UI) selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi negeri paling bergengsi di Tanah Air.

Setiap jalur masuknya selalu dibanjiri pendaftar, termasuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Namun, pada pelaksanaan SNBP beberapa tahun terakhir, muncul fenomena menarik yang cukup mengejutkan publik pendidikan: sejumlah jurusan Diploma Tiga (D3) di Universitas Indonesia tercatat relatif sepi peminat dibandingkan program Sarjana (S1).

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar. Apakah kualitas jurusan D3 UI menurun? Ataukah terjadi perubahan cara pandang calon mahasiswa terhadap pendidikan vokasi?

Baca Juga:Bukan Sekadar Tren: Investasi Emas Digital Jadi Pilihan Aman di Tengah Ketidakpastian EkonomiTak Sekadar Pelengkap Emas: Harga Perak Antam Hari Ini Jadi Sorotan Investor di Tengah Gejolak Pasar

Data Peminat SNBP Menunjukkan Ketimpangan Pilihan

Dalam jalur SNBP, mayoritas siswa SMA cenderung memprioritaskan program Sarjana (S1) sebagai pilihan utama. Hal ini tercermin dari rasio peminat dan daya tampung yang timpang. Sementara jurusan S1 favorit di UI bisa diperebutkan oleh ribuan peserta untuk puluhan kursi, beberapa jurusan D3 justru mencatat jumlah peminat yang jauh lebih rendah dari ekspektasi.

Walaupun UI tidak secara eksplisit menyebut jurusan mana yang “sepi”, pola ini terlihat konsisten pada program vokasi, terutama pada jurusan yang dianggap “kurang populer” atau tidak langsung diasosiasikan dengan profesi prestisius.

Padahal, secara kualitas, pendidikan vokasi UI dikelola oleh Program Pendidikan Vokasi yang memiliki standar akademik dan fasilitas yang tidak kalah dari program sarjana.

Stigma D3 Masih Jadi Penghambat Utama

Salah satu faktor paling dominan yang menyebabkan jurusan D3 UI sepi peminat adalah stigma sosial terhadap pendidikan diploma. Di banyak kalangan masyarakat Indonesia, D3 masih sering dipersepsikan sebagai “pilihan kedua” atau jalur alternatif bagi siswa yang tidak lolos S1.

Pandangan ini diperkuat oleh tekanan sosial dari lingkungan sekitar, termasuk keluarga dan sekolah, yang lebih mendorong siswa untuk mengejar gelar Sarjana. Akibatnya, meskipun D3 UI menawarkan prospek kerja yang jelas dan kurikulum berbasis praktik, minat siswa tetap kalah dibandingkan jurusan S1.

•Kurangnya Informasi tentang Prospek Lulusan Vokasi

Faktor berikutnya adalah minimnya pemahaman siswa terhadap peluang karier lulusan D3, khususnya di UI. Banyak calon mahasiswa belum mengetahui bahwa lulusan D3 UI justru dikenal cepat terserap di dunia kerja karena memiliki keterampilan teknis yang siap pakai.

0 Komentar