Bupati Cirebon soroti kasus warga yang mengadu ditipu untuk dijadikan P3K di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Bupati Cirebon menyoroti sekaligus menyayangkan adanya kasus warga yang tertipu karena dijanjikan menjadi ASN P3K di lingkungan Kabupaten Cirebon. Imron memaparkan bahwa proses pengangkatan ASN P3K harus melalui tahapan panjang, di antaranya seleksi administrasi dan kompetensi hingga verifikasi dokumen oleh Badan Kepegawaian Negara.
Imron menyoroti kasus penipuan berkedok janji pengangkatan ASN P3K oleh pelaku, terjadi karena dua faktor yakni korban yang terlalu menggebu ingin menjadi pegawai pemerintah, dan pelaku yang mencari peluang demi keuntungan pribadi. Padahal, pemerintah secara jelas dan gamblang memberikan informasi resmi terkait pengangkatan ASN P3K di daerah.
Baca Juga:Tebing Setinggi 10 Meter Longsor Timpa Rumah Warga – VideoDinas PUTR Beri Penghargaan Kepada Konsultan Berprestasi – Video
Menurut Imron, masyarakat saat ini harus lebih selektif dan menelusuri sumber informasi yang kredibel agar tidak tertipu oleh pelaku yang menjanjikan posisi pegawai P3K di Kabupaten Cirebon.
Sementara, Imron meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan terutama yang meminta biaya jasa hingga puluhan juta rupiah. Pasalnya, dalam proses pengangkatan P3K, pemerintah tidak membebankan biaya kepada para calon ASN P3K di Kabupaten Cirebon.