RADARCIREBON.TV – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan berbagai persiapan, baik secara spiritual, mental, maupun fisik. Persiapan ini penting agar ibadah puasa dan amalan lainnya dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan optimal. Para ulama menekankan bahwa menyambut Ramadhan dengan kesiapan diri merupakan bagian dari adab dan kecintaan terhadap bulan penuh berkah tersebut.
Dari sisi ibadah dan spiritual, salah satu amalan utama yang perlu diperhatikan adalah melunasi utang puasa (qadha) dari Ramadhan sebelumnya. Kewajiban ini hendaknya diselesaikan sebelum memasuki Ramadhan berikutnya agar ibadah puasa dapat dijalankan tanpa beban tanggungan. Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW. Puasa ini menjadi sarana melatih kesiapan fisik dan mental sebelum menjalani puasa wajib.
Amalan lain yang tak kalah penting adalah bertaubat dan memperbanyak istighfar. Membersihkan hati dari dosa dan penyakit batin menjadi bekal utama agar Ramadhan dijalani dengan keikhlasan. Doa juga dianjurkan untuk memohon keberkahan dan kesempatan bertemu Ramadhan dalam kondisi iman dan kesehatan yang baik. Salah satu doa yang sering dibaca adalah permohonan agar diberi umur panjang hingga Ramadhan.
Baca Juga:Rekomendasi Tema Khutbah Jumat Menjelang Ramadhan 1447 H, Lengkap dengan Jadwal Puasa 2026Harga dan Spesifikasi OPPO Reno 15 5G: Kamera 50MP dan Fast Charging 80W
Selain itu, meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an sejak bulan Sya’ban menjadi persiapan yang sangat dianjurkan. Dengan membiasakan membaca dan mentadabburi Al-Qur’an lebih awal, umat Muslim diharapkan mampu meningkatkan kualitas tilawah dan bahkan menargetkan khatam selama Ramadhan.
Dari aspek ilmu dan mental, mempelajari kembali fikih puasa menjadi langkah penting. Pemahaman mengenai rukun, syarat sah, serta hal-hal yang membatalkan puasa akan membantu ibadah berjalan sesuai tuntunan syariat. Menata niat dan menumbuhkan rasa gembira menyambut Ramadhan juga dinilai sebagai amalan berpahala, karena menunjukkan kecintaan terhadap bulan penuh ampunan.
Saling memaafkan antar sesama menjadi bagian dari persiapan sosial yang dianjurkan. Hubungan yang harmonis akan membuat ibadah terasa lebih ringan dan penuh ketenangan.
Sementara itu, dari sisi fisik dan sosial, menjaga kesehatan dengan pola makan seimbang dan istirahat cukup sangat diperlukan. Selain itu, menyiapkan sedekah dan zakat sejak dini, serta berpartisipasi dalam kegiatan membersihkan masjid atau mushola, menjadi bentuk kepedulian sosial dalam menyambut Ramadhan.
