Maverick Vinales Muncul sebagai Kuda Hitam MotoGP 2026, Sentuhan Jorge Lorenzo Jadi Faktor Kunci

MotoGP
Maverick Vinales Muncul sebagai Kuda Hitam MotoGP 2026, Sentuhan Jorge Lorenzo Jadi Faktor Kunci. (Foto. Instagram Pribadi @maverick12official)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kolaborasi Maverick Vinales dan Jorge Lorenzo menjadi salah satu sorotan utama dalam tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang berlangsung pada 3–5 Februari 2026. Sepanjang sesi tes tersebut, kehadiran Lorenzo nyaris tak pernah terpisah dari Vinales, menandai awal kerja sama resmi mereka di panggung Kejuaraan Dunia MotoGP.

Tes pramusim di Sepang menjadi momentum pertama publik melihat langsung sinergi antara Vinales dan Lorenzo dalam agenda resmi MotoGP. Pembalap Red Bull KTM Tech3 itu memang telah menunjuk Lorenzo juara dunia MotoGP tiga kali sebagai pelatih pribadinya sejak akhir musim 2025. Langkah ini pun langsung menarik perhatian, mengingat keduanya pernah menjadi rival sengit saat masih aktif sebagai pembalap.

Sejak memulai kerja sama, Vinales dan Lorenzo terlihat intens mempersiapkan diri menyambut musim 2026. Lorenzo bahkan kerap membagikan aktivitas latihan bersama Vinales melalui media sosial, menunjukkan pendekatan yang detail dan konsisten. Bagi Vinales, kehadiran Lorenzo bukan sekadar mentor teknis, tetapi juga figur yang membantu mengembalikan kepercayaan dirinya setelah musim lalu terganggu cedera.

Baca Juga:Harga Emas Antam LM Terbaru Stabil di Level Tinggi, Investor Masih Minat Investasi Logam MuliaMengenal Investasi Emas Digital: Solusi Menabung Emas Praktis dan Legal di Era Finansial Digital

Hasil awal di Sepang memberi sinyal positif. Pada hari pertama tes, Vinales mampu menembus posisi tiga besar sekaligus menjadi pembalap KTM tercepat. Catatan tersebut menegaskan bahwa adaptasinya dengan motor dan pendekatan baru berjalan cukup mulus. Tren positif berlanjut pada hari kedua, di mana ia finis di urutan kelima, hanya terpaut satu tingkat dari pembalap pabrikan KTM, Pedro Acosta.

Jorge Lorenzo mengaku sangat menikmati perannya sebagai pelatih. Dalam wawancara dengan situs resmi MotoGP, mantan pembalap asal Spanyol itu menyebut pengalaman membimbing Vinales memberi kepuasan tersendiri. Ia bahkan mengaku menikmati rutinitas latihan panjang yang kini dijalaninya di luar lintasan balap.

Menurut Lorenzo, kerja sama ini berawal secara alami. Hubungan keduanya sudah terjalin sejak Vinales masih membela Yamaha. Interaksi mereka berlanjut secara informal selama beberapa tahun hingga akhirnya intens setelah Vinales meraih kemenangan bersama Aprilia di Austin pada 2024. Dari sanalah komunikasi semakin serius dan berujung pada kontrak kerja sama jangka menengah.

0 Komentar