Performa Kontras Warnai Derby Mataram, Persis Solo Andalkan Kekuatan Anyar Hadapi PSIM Yogyakarta 

PSIM Yogyakarta
Ketimpangan PSIM vs Persis jelang duel derby Mataram. Foto: Instagram PSIM Yogyakarta / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Duel sengit PSIM Yogyakarta versus Persis Solo pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 menyuguhkan deretan catatan yang dinilai timpang.

Laga dengan tajuk Derby Mataram tersebut digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (5/2/2026) pukul 15.30 WIB. Kedua tim mewakili Tanah Mataram dan memiliki catatan kontras.

PSIM Yogyakarta lebih lama berada di kasta tertinggi, tetapi masih tertahan di dasar klasemen dengan koleksi 10 poin dari 19 laga. Sedangkan, Persis Solo masih lebih kompetitif walau menyandang status tim promosi.

Baca Juga:Duel Panas Arsenal versus Chelsea Masih Imbang Hingga JedaPiala Asia Futsal 2026: Taktik Hector Souto Berbuah Manis, Timnas Futsal Indonesia Torehkan Sejarah Baru

PSIM menduduki peringkat ke-7 klasemen dengan 30 poin dari jumlah laga yang sama. Tak cuma itu, terdapat deretan catatan kontradiktif mendekati Derby Mataram ini.

PSIM Yogyakarta memang cenderung minim mengubah komposisi skuad pada putaran kedua. Laskar Mataram memang cukup pasif pada paruh musim.

Sejauh ini, tim besutan Jean-Paul van Gastel itu cuma mendatangkan satu amunisi impor, yakni bek tengah asal Belanda, Jop van der Avert. Dia jadi satu-satunya rekrutan PSIM dalam bursa transfer ini.

Sedangkan Persis Solo merombak skuad besar-besaran pada putaran kedua. Mereka sudah mengeluarkan semua amunisi asing yang bergabung sejak awal musim BRI Super League 2025/2026.

Laskar Sambernyawa mengandeng 12 pemain, sembilan pemain impor. Tiga pemain asal Serbia resmi bergabung, seperti Dusan Mijic, Miroslav Maricic, dam Vukasin Vranes.

Kemudian, ada pemain asal Kroasia, Luka Dumancic, striker asal Ukraina, Roman Paparyga, sampai empat pemain asal Brasil, Dimitri Lima, Andrei Alba, Jefferson Carioca dam Clayton. Sayangnya, Clayton batal bergabung karena terhalang regulasi.

PSIM Yogyakarta juga mempunyai catatan penampilan yang jauh lebih cemerlang. Mereka menjadi satu-satunya tim promosi yang tampil impresif selama putaran pertama.

Baca Juga:Pecah Rekor di Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Soroti Kekurangan Timnas Futsal IndonesiaAC Milan Tak Terbendung, Bologna Dibekuk Tanoa Balas 3-0

Produktivitas gol Laskar Mataram terhitung lebih tajam ketimbang Laskar Sambernyawa. Dari 19 pertandingan, PSIM mencatatkan 24 gol. Sementara Persis cuma mencatatkan 20 gol dari jumlah laga yang sama.

Pada Derby Mataram kali ini, PSIM masih mengandalkan para pemain terbaiknya. Sebagian amunisi impornya masih bertahan membela Laskar Mataram.

Ada Ze Valente yang menyumbangkan gol terbanyak dengan kontribusi enam gol dan tiga assist. Sedangkan, Nermin Haljeta telah membukukan empat gol serta empat assist. Ada Ezequiel Vidal dengan mengumpulkan tiga gol dan lima assist.

0 Komentar