RADARCIREBON.TV — Malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (6/2), bukan sekadar laga pekan ke-20 Super League 2025/26. Ini adalah panggung balas dendam. Ini adalah medan tempur. Dan Persib Bandung keluar sebagai pemenang dengan kepala tegak usai menundukkan Malut United 2-0 dalam duel beraroma perang terbuka.
Enam bulan lalu, luka itu tercipta di Kie Raha. Skor yang sama 2-0 menjadi pil pahit bagi Maung Bandung. Kini, di hadapan puluhan ribu Bobotoh, cerita itu dibalikkan. Tidak dengan mudah. Tidak tanpa peluh. Tapi dengan perjuangan panjang yang berakhir manis.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib langsung menggebrak. Intensitas tinggi, tempo cepat, dan tekanan tanpa jeda. Thom Haye menjadi motor di lini tengah, mengatur irama sekaligus menusuk pertahanan lawan. Menit kelima, ia memamerkan kualitasnya membelah barisan Malut United dengan aksi individu yang memaksa barisan belakang tamu bekerja ekstra.
Baca Juga:HT: Persib Bandung vs Malut United 1-0, Penalti Thom Haye Jadi Pembeda, Bobotoh Tunggu Debut Layvin KurzawaPrediksi Persib Bandung vs Malut United: Reuni Panas Berbalut Ambisi Tiga Poin
Malut United bukan tanpa perlawanan. Tim tamu berani meladeni permainan terbuka. Mereka menekan balik, mencoba mematahkan dominasi tuan rumah. Pertandingan pun berjalan keras, penuh duel, dan sarat tensi seperti dua pasukan yang sama-sama enggan mundur selangkah pun.
Peluang emas sempat hadir lewat Beckham Putra. Umpan panjang membuka ruang, tusukan dari sisi kanan mengoyak pertahanan. Bola diarahkan ke Federico Barba di sisi berlawanan, namun kesempatan itu terbuang. Stadion sempat terdiam, lalu kembali bergemuruh, menuntut gol yang seolah sudah di depan mata.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-36. Tekanan tanpa henti Persib berbuah penalti. Thom Haye, dengan ketenangan seorang jenderal di tengah medan laga, melangkah ke titik putih. Satu tembakan keras dan terarah gawang Malut United roboh. GBLA meledak. Skor 1-0, dan dendam mulai terbayar.
Babak kedua berjalan lebih keras. Malut United mencoba bangkit, sementara Persib tak menurunkan intensitas. Hingga menit ke-86, saat serangan cepat menjadi penentu. Saddil Ramdani menerima umpan dari Berguinho, melakukan solo run, melewati kiper pengganti Angga Saputro, dan dengan dingin menceploskan bola ke gawang kosong. Sebuah pukulan telak. Skor 2-0.
