RADARCIREBON.TV- Penipuan atas nama PT Taspen (Persero) semakin marak akhir-akhir ini. Penipuan ini menggunakan berbagai modus dan menyasar baik peserta aktif maupun veteran Taspen melalui media sosial, email, SMS, dan WhatsApp. Korban dirugikan karena memberikan uang dan data pribadi kepada penipu yang mengaku anggota Taspen. Korbannya beragam usia dan latar belakang, dan peristiwa ini terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.
Dikutip dari berbagai sumber, penipu menggunakan berbagai modus, mulai dari meminta revisi data dengan dalih pembaruan data, meminta data pribadi melalui tautan mencurigakan (phishing), hingga mengaku sebagai pejabat atau karyawan Taspen. Mereka seringkali menggunakan bahasa formal dan meyakinkan untuk mengelabui korban. Yang lebih berbahaya, penipu juga menyebarkan aplikasi palsu Taspen dan menawarkan bonus atau kenaikan gaji fiktif.
PT Taspen menyatakan bahwa mereka tidak pernah meminta data pribadi melalui media sosial atau WhatsApp. Mereka juga tidak pernah meminta transfer dana. Selain itu, proses rekrutmen karyawan Taspen gratis dan hanya dapat dilakukan melalui situs resmi organisasi. Oleh karena itu, orang diminta untuk selalu berhati-hati dan menghindari segala jenis komunikasi yang mencurigakan.
Berikut beberapa modus penipuan yang perlu diwaspadai:
Baca Juga:Cara Melaporkan Nomor Penipu di WA Lewat WhatsApp dan BRTI dengan Cepat dan MudahJam Tayang Pertandingan Timnas U17 Indonesia vs Cina Friendly Match 2026, Apakah Live di Indosiar?
- Revisi Data: Penipu meminta revisi data pribadi dengan dalih pembaruan data.
- Permintaan Data Pribadi: Penipu meminta data pribadi melalui tautan mencurigakan (phishing) atau meminta informasi sensitif seperti nomor rekening.
- Mengatasnamakan Pejabat/Karyawan: Penipu berpura-pura menjadi pejabat atau pegawai Taspen.
- Rekrutmen Karyawan: Penipu meminta uang untuk pendaftaran rekrutmen karyawan Taspen (padahal gratis).
- Aplikasi Palsu: Penipu mengirimkan tautan unduh aplikasi Taspen palsu.Bonus/Kenaikan Gaji/Deviden: Penipu menawarkan bonus, kenaikan gaji, atau pembagian dividen palsu.
“Kami sangat mengharapkan masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap berbagai informasi yang diterima melalui email, SMS, WhatsApp, atau saluran komunikasi lainnya yang mengklaim berasal dari Taspen. Kami menegaskan bahwa Taspen tidak pernah meminta informasi pribadi atau pembayaran dalam bentuk apapun melalui saluran-saluran tersebut,” jelas Corporate Secretary Taspen.
Cara Menghindari Penipuan Taspen
Untuk menghindari menjadi korban penipuan, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
