Viral Homestay Rp700 Ribu, SMPN 6 Kota Cirebon Klarifikasi – Video

Viral Homestay Rp700 Ribu, SMPN 6 Kota Cirebon Klarifikasi
0 Komentar

Program homestay SMP Negeri 6 Kota Cirebon dengan biaya Rp700 ribu per siswa viral di media sosial. Unggahan yang beredar memicu polemik dan kritik, karena dinarasikan seolah membeban serta wajib diikuti siswa. Pihak sekolah pun angkat bicara untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak utuh.

Program homestay SMP Negeri 6 Kota Cirebon dengan biaya Rp700 ribu per siswa viral di media sosial. Polemik bermula dari unggahan media sosial yang menyoroti rencana kegiatan homestay siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Cirebon. Unggahan tersebut menampilkan rencana anggaran biaya senilai Rp700 ribu per siswa.

Unggahan itu langsung menuai beragam reaksi. Sejumlah komentar mempertanyakan urgensi kegiatan, menuding kegiatan bermuatan komersial, hingga menyamakan homestay dengan pengganti study tour. Di sisi lain, ada pula warganet yang mengaku keberatan karena biaya tersebut dinilai memberatkan orang tua siswa sekolah negeri.

Baca Juga:Solusi Buntu Gaji Guru P3K Paruh Waktu Yang Hingga Kini Belum Cair – VideoSekda Pimpin Gerakan Bersih-Bersih Lingkungan Perkantoran Sumber – Video

Menanggapi hal tersebut, pihak SMP Negeri 6 Kota Cirebon menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya benar. Sekolah menyebut program homestay bukan kegiatan baru, melainkan telah menjadi bagian dari program co-curricular sekolah sejak beberapa tahun lalu.

Sekolah juga menegaskan bahwa homestay bukan kegiatan wisata, melainkan bagian dari pembelajaran kontekstual untuk pembentukan karakter siswa. Terkait biaya Rp700 ribu, sekolah menyampaikan nominal tersebut bukan ditentukan oleh pihak sekolah. Pembahasan dan kesepakatan biaya dilakukan dalam rapat resmi antara orang tua siswa dan komite sekolah.

Sekolah menegaskan, siswa yang tidak mengikuti homestay ke Desa Wisata Cibuntu tidak dikenakan biaya. Sebagai alternatif, sekolah menyediakan opsi homestay mandiri bagi siswa yang terkendala biaya atau memiliki alasan tertentu.

Rencana homestay kelas VIII di Desa Wisata Cibuntu dijadwalkan berlangsung pada April 2026 selama tiga hari dua malam. Namun pelaksanaannya masih bersifat tentatif dan akan terus dievaluasi menyesuaikan kondisi serta masukan dari orang tua siswa.

0 Komentar