Ini Penyebab Timnas Indonesia U-17 Kalah Telak dari China Pada Laga Uji Coba Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17
Penyebab Timnas Indonesia U-17 Kalah Telak dari China. Foto : Instagram @timnasindonesia
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Timnas Indonesia U-17 atau yang dikenal dengan julukan Garuda Asia harus menerima kenyataan pahit setelah kalah telak 0-7 dari Timnas China U-17 dalam laga uji coba internasional. Pertandingan yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada 8 Februari 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Piala Asia U-17 2026.

Hasil tersebut langsung menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi tim pelatih yang dipimpin Nova Arianto. Sejak menit awal pertandingan, permainan Indonesia terlihat kesulitan mengimbangi tempo tinggi yang diperagakan China. Kondisi ini membuat Garuda Asia sudah tertinggal empat gol tanpa balas pada babak pertama, sebuah situasi yang menunjukkan lemahnya konsentrasi dan fokus pemain.

Nova Arianto menilai bahwa banyak gol yang bersarang ke gawang Indonesia berawal dari kesalahan sederhana. Kehilangan fokus dalam membaca pergerakan lawan membuat lini pertahanan mudah ditembus, terutama saat menghadapi tekanan beruntun. Hal tersebut menjadi perhatian utama yang harus segera dibenahi sebelum tim tampil di level kompetisi resmi Asia.

Baca Juga:Prediksi dan Head To Head Bhayangkara Presisi vs Borneo FC di Pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026Jadwal Persib vs Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2: Prediksi, Head to Head, dan Peluang Lolos

Selain masalah konsentrasi, kesalahan dasar seperti akurasi umpan dan kontrol bola juga menjadi catatan penting. Sebagai skuad dengan banyak wajah baru, koordinasi antarpemain dinilai belum berjalan optimal. Beberapa kali kesalahan passing terjadi di area sendiri, yang kemudian dimanfaatkan China untuk melancarkan serangan cepat dan berbahaya.

Dari sisi fisik dan intensitas permainan, perbedaan level juga terlihat cukup mencolok. Pemain China tampil lebih agresif dan unggul dalam duel satu lawan satu. Sementara itu, pemain Indonesia kerap kalah dalam perebutan bola dan kesulitan menjaga ritme permainan sepanjang laga.

Kekalahan telak ini turut membuka wacana penambahan pemain diaspora. Tim pelatih dan manajemen disebut masih memantau sejumlah pemain potensial untuk memperkuat kedalaman skuad, terutama menjelang penetapan daftar akhir pemain yang akan dibawa ke Piala Asia U-17 2026.

Tak hanya itu, proses adaptasi taktik juga menjadi perhatian. Dalam laga ini, tim ditangani oleh pelatih Ukishima Bin yang bekerja sama dengan Nova Arianto. Evaluasi awal menunjukkan bahwa para pemain masih membutuhkan waktu lebih panjang untuk memahami dan menjalankan skema permainan yang diinginkan, terutama saat menghadapi lawan dengan intensitas tinggi.

0 Komentar