Jumlah produk makanan dan minuman bersertifikat halal di Kabupaten Cirebon terus menunjukkan peningkatan signifikan dan menjadi yang tertinggi di wilayah Ciayumajakuning, mendorong pemerintah daerah memperluas sertifikasi ke sektor barang gunaan.
Jumlah produk makanan dan minuman bersertifikat halal di Kabupaten Cirebon terus menunjukkan peningkatan signifikan dan menjadi yang tertinggi di wilayah Ciayumajakuning.
Kepala Bidang Perindustrian Disperdagin Kabupaten Cirebon, Teguh Mulyono, mengatakan hingga saat ini jumlah sertifikat halal produk makanan dan minuman di Kabupaten Cirebon telah mencapai sekitar 11 ribu sertifikat. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Cirebon sebagai salah satu daerah dengan angka sertifikasi halal tertinggi di wilayah Ciayumajakuning.
Baca Juga:Audiensi Lanjutan P3K Paruh Waktu, Kadisdik Tekankan Soal Anggaran – VideoJelajahi Rumah Aspirasi Ateng Sutisna Di Majalengka – Video
Dengan tingginya capaian di sektor makanan dan minuman, Teguh menambahkan, saat ini Disperdagin Kabupaten Cirebon mulai mengarahkan program sertifikasi halal kepada produk barang gunaan agar cakupan jaminan produk halal semakin luas.
Ia juga menyebutkan, pada tahun sebelumnya, tepatnya 2025, sebanyak 20 Industri Kecil Menengah, atau IKM batik di Kabupaten Cirebon telah berhasil memperoleh sertifikat halal.
Melalui perluasan sertifikasi ini, Disperdagin Kabupaten Cirebon berharap pelaku IKM semakin siap menghadapi regulasi nasional, sekaligus meningkatkan nilai tambah dan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.