RADARCIREBON.TV – Cremonese, yang diperkukuh Emil Audero, akan menghadapi tuan rumah Atalanta pada laga pekan ke-24 Serie A 2025/2026, Selasa (10-2-2026) dini hari WIB.
Kiper Timnas Indonesia itu bakal kembali masuk starting XI Cremonese di kandang Atalanta, walau sempat mengalami insiden ledakan kembang api pada laga sebelumnya, saat menghadapi Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2/2026).
Emil Audero sempat memperoleh perawatan medis karena efek dari ledakan kembang api yang dilempar dari tribune penonton.
Baca Juga:Janice Tjen Diuntungkan Mundurnya Petenis Rumania di Qatar OpenSalas–Megawati–Shcherban Bersinar, Jakarta Pertamina Enduro Cetak Sejarah Proliga 2026
Kala itu, Emil Audero berdiri sendirian di area penalti, sebuah kembang api tiba-tiba dilempar dari tribune suporter Inter Milan. Ledakan keras sempat membuat stadion kacau, wasit pun menghentikan laga sejenak pada menit ke-46.
Walau mengalami luka kecil dan bekas terbakar di kakinya, kiper berdarah Mataram, NTB itu mampu meneruskan laga beberapa menit kemudian.
Sampai pertandingan selesai, Cremonese kalah 0-2 dari Inter Milan.
Kondisi Emil Audero saat ini sudah lebih baik pasca insiden itu. Kondisi ini tentu menjadi kabar baik bagi Cremonese.
Nama Emil Audero tercatat sebagai pemain inti Cremonese sejauh ini. Dia sudah mencatatkan 19 penampilan bersama Cremonese sejak diboyong dengan status pinjaman di awal musim dari Como 1907. Hanya empat pertandingan dilewatkannya lantaran cedera.
Dalam 19 penampilanya di Serie A musim ini, penjaga gawang berusia 29 tahun tersebut kebobolan 24 kali. Emil Audero juga berhasil menghalau satu eksekusi penalti lawan dari total tiga percobaan.
Emil Audero juga sekali tampil di Coppa Italia 2025/2026 dengan satu clean sheet. Dengan 1.710 menit bermain, Emil membukukan rata-rata nilai 7,09 per laga.
Pertandingan di markas Atalanta bakal jadi laga tandang tak mudah bagi Cremonese. Pada pertemuan pertama Oktober lalu, kedua tim bermain seri 1-1. Akan tetapi, sejauh ini Cremonese tak pernah mengalahkan Atalanta di Serie A atau Serie B sepanjang abad ini.
Baca Juga:Mauricio Souza Sindir Pelatih Arema FC Usai Persija Jakarta Dipermalukan di Kandang Sendiri Produktivitas Lini Depan PSIM Yogyakarta Disorot, Jean-Paul van Gastel Bongkar Akar Masalah
Bahkan, mereka belum pernah mengantongi tiga poin dari Bergamo di kasta tertinggi. Catatan itu membuat duel kontra Atalanta menjadi tantangan bagi Cremonese.
Atalanta tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Serie A sepanjang 2026, yakni hanya satu gol. Sedangkan Cremonese justru paling tumpul dengan hanya dua gol sepanjang 2026.
