Mengenal Tradisi Munggahan Sebelum Puasa yang Masih Lestari hingga Sekarang

foto
tradisi munggahan sebelum puasa/ foto: gemini ai
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Sebentar lagi kita sudah mau masuk bulan Ramadan lagi! Kalau sudah mendekati puasa, biasanya suasana di lingkungan kita mulai berubah jadi lebih hangat dan… yah, lebih ramai urusan makan-makan.

Salah satu tradisi yang paling melekat di masyarakat kita (terutama di Jawa Barat, tapi sudah menyebar ke mana-mana) adalah Munggahan. Yuk, kita obrolin santai kenapa tradisi ini selalu bikin kangen!

Apa Sih Munggahan Itu?

Secara bahasa, “Munggahan” itu berasal dari bahasa Sunda unggah yang artinya naik. Filosofinya keren banget, lho: kita dianggap sedang naik ke bulan yang derajatnya lebih tinggi atau lebih suci, yaitu bulan Ramadan.

Baca Juga:Bikin Bangga! Timnas Futsal Indonesia Jadi yang Terbaik se-ASEAN di Piala AsiaSuzuki Pede Jual e Vitara Rp700 Jutaan, Gak Gentar Lawan Mobil Listrik China

Tapi kalau ditanya ke anak zaman sekarang, Munggahan itu identik dengan satu kata: Kumpul!

Gimana Biasanya Orang Munggahan?

Setiap keluarga atau tongkrongan punya cara beda-beda, tapi intinya ada tiga hal utama:

1. Makan Besar (Botram)

Ini menu wajib! Biasanya keluarga besar atau teman kantor kumpul buat makan bareng. Mau di restoran, lesehan di teras rumah, atau gelar tikar di tempat wisata, yang penting menu khasnya ada: nasi liwet, sambal dadak, lalapan, dan ikan asin.

Rasanya kayak “pesta perpisahan” sementara sama jam makan siang sebelum besoknya mulai puasa.

2. Saling Maaf-maafan

Namanya mau ibadah sebulan penuh, rasanya nggak enak kalau masih punya ganjalan di hati. Munggahan jadi momen buat cleansing hati.

Chat grup WhatsApp biasanya penuh sama pesan minta maaf, atau kalau yang ketemu langsung ya salaman biar puasanya makin berkah dan tenang.

3. Ziarah Kubur

Banyak juga yang memanfaatkan momen Munggahan buat mengunjungi makam keluarga yang sudah mendahului. Selain mendoakan, ini juga jadi pengingat buat kita yang masih hidup supaya lebih semangat ibadahnya.

Baca Juga:Jadwal Cuti Bersama Imlek 2026 dan Libur Nasional, Ada Long Weekend!Pep Guardiola Bangga Man City Bangkit di Anfield Meski Ditekan Liverpool

Kenapa Tradisi Ini Tetap Awet?

Jujur saja, di tengah kesibukan yang luar biasa, Munggahan itu jadi alasan paling ampuh buat kumpul.

  • Yang merantau jadi pulang.
  • Yang jarang ngobrol sama tetangga jadi ketemu di acara syukuran masjid.
  • Yang tadinya musuhan jadi baikan pas momen salaman.
0 Komentar