Hitung Mundur Ramadan 2026, Kalender Awal Puasa 1477 H

Kalender 2026
kalender Hijriah bulan Februari 2026 (dok. Kemenag.go.id/Kalender Hijriah)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Banyak umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadan. Selain sebagai waktu untuk berpuasa, Ramadan juga merupakan kesempatan yang bagus untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperbanyak ibadah.

Untuk membantu Anda menjalani bulan suci ini dengan lebih baik, kami telah menyusun semua informasi penting tentang kalender Ramadan 2026, serta amalan yang disarankan dan tugas yang harus dipenuhi. Jadi, lanjutkan membaca!

1. Kalender Ramadan 2026

Menjelang tahun 2026, penentuan awal Ramadan kembali menjadi perhatian banyak orang. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menyampaikan bahwa penetapan awal Ramadan 2026 antara pemerintah dan Muhammadiyah diprediksi bisa berbeda.

Baca Juga:HP 5G Murah Rasa Flagship? Samsung Galaxy F70e 5G Resmi Meluncur dengan Update 6 TahuniPhone 17e Segera Rilis Dalam Hitungan Hari! Prediksi Harganya Menggoda

Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026 H. Adapun berdasarkan perhitungan kalender Hijriah pemerintah, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Pada hari inilah umat Islam mulai menjalankan puasa Ramadan. Berikut rangkuman kalender Ramadan 2026 yang bisa kamu jadikan panduan:

  • 1 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Februari 2026 (Muhammadiyah) atau Kamis, 19 Februari 2026 (Pemerintah)
  • 1–10 Ramadan: 19–28 Februari 2026 (fase awal Ramadan)
  • 17 Ramadan 1447 H: 7 Maret 2026 (Peringatan Nuzulul Qur’an)
  • 11–20 Ramadan: 1–10 Maret 2026
  • 10 hari terakhir Ramadan: 11–19 Maret 2026
  • 30 Ramadan 1447 H: Kamis, 20 Maret 2026 (Perkiraan Hari Raya Idul Fitri)

2. Amalan di bulan Ramadan

Ada beberapa tindakan yang disarankan untuk dilakukan selama bulan Ramadan 2026, sesuai dengan tanggalnya. Untuk meningkatkan kualitas ibadah Anda selama bulan Ramadan, ada beberapa amalan yang dapat Anda lakukan, menurut NU Online:

  • Mengakhirkan sahur mendekati waktu imsak karena mengandung banyak keberkahan.
  • Menyegerakan berbuka puasa dengan buah kurma. Jika tidak ada, air putih juga dapat digunakan untuk membatalkan puasa.
  • Salat Tarawih yang menjadi salat sunah yang dilakukan setelah salat Isya.
  • Mandi besar sebelum fajar agar ibadah puasa dapat dilakukan dalam keadaan suci.
  • Menjaga ucapan di bulan Ramadan sangat dianjurkan untuk menghindari perkataan yang tidak baik.
  • Menghindari hal yang bertentangan dengan hikmah puasa, misalnya makan berlebihan saat berbuka.
  • Memperbanyak sedekah terutama dengan memberikan makanan atau minuman kepada orang yang berbuka puasa.
  • Memperbanyak i’tikaf di masjid khususnya pada 10 hari terakhir Ramadan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.
  • Memperbanyak membaca Al-Qur’an dan usahakan untuk mengkhatamkan Al-Qur’an setidaknya satu kali selama bulan Ramadan.
0 Komentar