RADARCIREBON.TV- Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terus mendorong lahirnya tren baru di dunia kreatif digital.
Salah satu yang kini semakin populer adalah penggunaan stylish AI prompt, yakni teknik menyusun perintah atau instruksi kepada sistem AI dengan pendekatan yang lebih detail, terstruktur, dan berfokus pada gaya (style). Tren ini tidak hanya digunakan oleh kreator konten profesional, tetapi juga pelaku UMKM, desainer grafis, penulis, hingga pengguna media sosial yang ingin menghasilkan konten lebih estetik dan berkarakter.
Prompt sendiri merupakan instruksi yang diberikan pengguna kepada sistem AI untuk menghasilkan teks, gambar, video, maupun elemen kreatif lainnya. Namun dalam praktiknya, tidak semua prompt mampu menghasilkan output yang maksimal. Di sinilah konsep stylish AI prompt menjadi relevan. Teknik ini menekankan pentingnya detail gaya bahasa, tone, format, hingga nuansa visual atau emosional yang diinginkan dalam hasil akhir.
Baca Juga:Perbedaan Mendasar VinFast VF MPV dan Limo Green yang Wajib Diketahui PublikStok BBM Shell Jadi Sorotan Publik: Kondisi Ketersediaan Bahan Bakar di SPBU Shell dan Dampak bagi Konsumen
Lebih dari Sekadar Instruksi Biasa
Dalam penggunaan dasar, prompt sering kali ditulis secara singkat, misalnya: “Buatkan caption Instagram tentang kopi.” Meski AI tetap dapat menghasilkan jawaban, hasilnya cenderung umum dan kurang memiliki karakter unik. Sebaliknya, stylish AI prompt dirancang lebih rinci, seperti: “Buatkan caption Instagram tentang kopi dengan gaya puitis, tone hangat dan cozy, target anak muda usia 20–30 tahun, maksimal 100 kata, gunakan kalimat yang relatable dan tidak terlalu formal.”
Pendekatan ini membuat sistem AI memiliki konteks yang lebih jelas dalam menghasilkan konten. Hasilnya biasanya lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna, baik dari segi gaya bahasa, struktur, maupun emosi yang ingin ditampilkan.
Tren di Kalangan Kreator dan Brand
Berdasarkan pengamatan di berbagai komunitas digital dan media sosial, stylish AI prompt kini banyak digunakan untuk beberapa kebutuhan utama:
1. Konten Media Sosial Estetik
Kreator Instagram dan TikTok memanfaatkan prompt dengan detail visual seperti warna dominan, mood, hingga referensi gaya tertentu (misalnya minimalis, vintage, atau futuristik). Ini membantu menghasilkan caption atau konsep visual yang lebih konsisten dengan identitas brand.
