Banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon tak hanya merendam pemukiman, namun juga sarana pendidikan, Jumat pagi. Kegiatan belajar mengajar pun lumpuh total, setelah hampir seluruh area sekolah tergenang hingga ketinggian satu meter. Pihak sekolah dan siswa pun berharap solusi, mengingat banjir ini bisa belasan kali terjadi setiap kali musim hujan. Beginilah kondisi Sekolah Menengah Pertama Negeri Dua Pangenan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jumat pagi. Untuk yang kesekian kalinya, sekolah yang berada tak jauh dari Sungai Singaraja ini terendam banjir. Namun kali ini, banjir dirasa cukup parah hingga ketinggian mencapai satu meter. Hampir seluruh area sekolah yang berada di dataran rendah ini terendam banjir bercampur lumpur. Lapangan sekolah pun tak ubahnya seperti lautan, yang dipenuhi oleh air luapan Sungai Singaraja. Aktivitas belajar mengajar lumpuh total. Siswa pun berharap agar banjir serupa bisa diatasi agar kegiatan belajar bisa berjalan nyaman. Air yang merendam sekolah ini masuk sejak Jumat dini hari usai hujan lebat mengguyur selama berjam-jam. Kondisi diperparah setelah tingginya debit air kiriman di Sungai Singaraja membuat tanggul tak lagi mampu menampung dan meluap. Pihak sekolah pun meliburkan kegiatan belajar mengajar hingga air dan lumpur benar-benar surut. Pihak sekolah berharap instansi terkait yang membawahi aliran sungai dapat memberikan solusi terkait kondisi sungai yang kerap meluap setiap kali mendapat kiriman dari hulu, agar banjir serupa tak terus terulang.