Timnas U-23 Indonesia Tak Ikut Serta dalam 2 Ajang Bergengsi Level Asia pada 2026, Ini Penjelasan Lengkapnya

Timnas U-23 Indonesia Tak Ikut Serta dalam 2 Ajang Bergengsi Level Asia pada 2026
Source: @rafaelstruick
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Perjalanan Timnas U-23 Indonesia di kalender sepak bola Asia pada tahun 2026 ternyata menyimpan kejutan besar yang mengejutkan banyak penggemar. Alih-alih mengikuti sejumlah ajang kompetitif di level regional dan benua, tim muda Garuda justru dipastikan tidak akan tampil pada dua kompetisi besar di Asia pada 2026.

Kabar ini bermula dari perubahan signifikan dalam regulasi penyelenggaraan Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang. Federasi Sepak Bola Asia (AFC) bersama Dewan Olimpiade Asia (OCA) menetapkan sistem baru dalam menentukan peserta untuk cabang sepak bola putra Asian Games. Kapasitas peserta kini dibatasi menjadi 16 negara dan hanya negara-negara yang lolos ke Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi yang berhak tampil. Sayangnya, Timnas U-23 Indonesia gagal mencapai putaran final Piala Asia U-23 2026 karena tak lolos dari fase kualifikasi. Hasil itu otomatis membuat tim Garuda Muda tak memenuhi syarat untuk ikut serta di Asian Games pada September-Oktober mendatang.

Lebih lanjut, dari 16 slot yang disediakan untuk Asian Games 2026, negara lain seperti Thailand dan Vietnam menjadi wakil kawasan Asia Tenggara yang berhasil lolos melalui jalur Piala Asia U-23 2026 dan berhak tampil di Jepang. Timnas U-23 Indonesia berada di luar daftar peserta tersebut setelah hanya finis sebagai runner-up dalam fase kualifikasi, sehingga posisi tersebut tak mencukupi untuk melaju ke putaran utama.

Baca Juga:Dibantu Pemain Keturunan Indonesia, Tim yang Pernah Dikalahkan Persib Menang atas Wakil Australia di ACL 2Como Didukung Juara Piala Dunia, Klub Milik Orang Indonesia Makin Dekat ke Liga Champions

Kondisi ini memicu respons dari pihak PSSI yang menyatakan bahwa sampai saat ini mereka belum menerima surat resmi terkait keputusan untuk mengecualikan Indonesia dari daftar peserta Asian Games. PSSI kemudian terus melakukan koordinasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk memastikan kejelasan status keikutsertaan tim U-23 di ajang multievent tersebut.

Padahal, sebelum perubahan regulasi, keikutsertaan Indonesia pada Asian Games dianggap sebagai agenda penting untuk mengukur perkembangan generasi muda sepak bola nasional setelah pengalaman di SEA Games dan kompetisi regional lainnya. Absennya tim di dua ajang bergengsi Asia ini bukan hanya menjadi tamparan bagi PSSI dan pemain muda, tetapi juga mencerminkan besarnya pengaruh aturan administratif terhadap kiprah tim di kompetisi internasional.

0 Komentar