Menjelang bulan suci Ramadhan, permintaan pisang di pasar tradisional Karangampel, Indramayu, mengalami peningkatan. Kenaikan harga dikarenakan banyaknya minat masyarakat pada hasil olahan dari pisang yang akan dijadikan kolak.
Aktivitas pedagang buah pisang di pasar tradisional Karangampel, Indramayu, mulai meningkat menjelang bulan suci Ramadhan. Salah seorang pedagang mengaku, permintaan paling tinggi terjadi pada pisang jenis kepok yang biasa digunakan untuk membuat kolak.
Jika hari biasa pisang kepok dijual dengan harga Rp5.000 per sisir, kini naik menjadi enam ribu rupiah. Ada juga jenis pisang tanduk yang tergolong paling mahal, dari harga sepuluh ribu rupiah bisa dijual hingga empat belas ribu rupiah per sisir.
Baca Juga:Parkir Bahu Jalan Toserba Memicu Kemacetan & Kesemrawutan – VideoNasdem Lantik Pengurus DPC Kecamatan se-Kab. Cirebon – Video
Pedagang meyakini, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh naiknya harga beli dari pemasok. Dalam kondisi normal, pedagang biasanya membawa sekitar 50 kilogram pisang per hari. Namun, yang terjual rata-rata sekitar 30 kilogram.
Selain pisang, pedagang juga mulai menyiapkan bahan pelengkap kolak seperti kolang-kaling dan tape, karena permintaannya turut meningkat selama bulan puasa.
Pedagang yang telah berjualan selama kurang lebih 10 tahun di pasar tersebut berharap, tren peningkatan permintaan ini terus berlanjut hingga puncak Ramadhan.