Akhir Era Phillip Island di MotoGP: Pembalap Paling Dominan Sepanjang Sejarah Balapan di Sirkuit Ini

Sirkuit Phillip Island
Denah sirkuit Phillip Island. Foto: Pinterest.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Sirkuit Phillip Island di Australia, salah satu lintasan paling ikonik dalam kalender MotoGP, dipastikan akan ditinggalkan mulai musim 2027 setelah menjadi tuan rumah Grand Prix Australia selama hampir tiga dekade. Keputusan ini membuat musim 2026 menjadi kesempatan terakhir para pembalap dan penggemar menyaksikan aksi balap di trek yang dikenal karena layout cepat dan pemandangan alamnya yang menakjubkan.

Phillip Island telah menjadi bagian dari sejarah MotoGP sejak kembali ke kalender pada 1997 setelah sebelumnya sempat menggelar Grand Prix pada awal era 500cc di akhir 1980-an. Sirkuit ini sering disebut sebagai favorit para pembalap dan penonton karena karakteristik tikungan cepat yang menantang sekaligus memungkinkan balapan yang spektakuler dan wheel-to-wheel.

Seiring pengumuman resmi dari MotoGP Sports Entertainment Group bahwa Grand Prix Australia akan dipindahkan ke Adelaide Street Circuit — sirkuit jalanan pertama yang akan menjadi tuan rumah MotoGP di pusat kota Adelaide — banyak legenda dan pebalap senior menyatakan kekecewaan mereka terkait perubahan ini.

Baca Juga:50 Ide Ucapan Puasa Ramadan 2026 untuk Keluarga, Sahabat & Rekan KerjaUsai Gugur di ACL 2, Persib Alihkan Perhatian ke Perebutan Juara BRI Super League

Di antara nama-nama yang paling dominan di Phillip Island sepanjang sejarah balap, Valentino Rossi dan Casey Stoner menjadi dua yang paling menonjol. Rossi, sembilan kali juara dunia MotoGP, berhasil meraih kemenangan di Phillip Island di berbagai kelas balap — baik di GP250 dulu maupun di kelas premier MotoGP — dan dikenal karena keahliannya ketika melintasi trek cepat tersebut.

Sementara itu, salah satu juara dunia asli Australia, Casey Stoner, juga menjadi figur penting dalam sejarah Phillip Island dengan catatan kemenangan yang impresif, termasuk beberapa gelar berturut-turut di kelas MotoGP. Stoner secara terbuka menyatakan kekecewaannya atas keputusan untuk menghapus Phillip Island dari kalender, menyebutnya sebagai “salah satu sirkuit terbaik di dunia” dan bagian tak terpisahkan dari balap motor internasional.

Kepergian Phillip Island bukan hanya soal trek itu sendiri, tetapi juga dampaknya terhadap komunitas setempat. Balapan MotoGP di sirkuit ini menarik puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya dan memberikan dampak ekonomi besar bagi wilayah Victoria. Pada musim terakhirnya, ribuan penonton menghadiri balapan dan sepanjang sejarah acara ini telah menjadi bagian penting dari kalender balap internasional.

0 Komentar