Jelang Pertandingan Manchester City Vs Arsenal, Guardiola Siapkan taktik Mematikan

Man City
Foto: Guardiola, Pelatih Man City
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Persaingan untuk meraih gelar Premier League 2026 semakin sengit setelah Manchester City berhasil mengalahkan Newcastle United dengan skor penting. Hasil ini memperkecil jarak dengan pemimpin klasemen serta memberikan tekanan lebih kepada pesaing utama mereka, Arsenal.

Walaupun Arsenal memberikan respons terhadap tekanan tersebut dengan meraih kemenangan tegas melawan Tottenham Hotspur, dinamika persaingan dinilai masih intens. Meskipun jarak poin kembali melebar, ketegangan antara kedua tim calon juara justru semakin terasa.

Dalam situasi ini, Gary Neville menyoroti arti dari reaksi yang ditunjukkan Manchester City setelah pertandingan. Dia berpendapat bahwa ada pesan yang sengaja disampaikan kepada Arsenal dalam momen itu.

Baca Juga:Prediksi Pertandingan Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026 di BRI Super LeagueJelang Pertandingan Persija vs Malut United: Shayne Pattynama Akui Hadapi Laga Emosional

Manchester City menaklukkan Newcastle United dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang ketat pada hari Sabtu. Kemenangan ini memperpendek selisih poin dengan Arsenal menjadi dua angka sebelum pertandingan hari Minggu.

Arsenal kemudian meraih kemenangan 4-1 melawan Tottenham berkat gol dari Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres. Hasil ini kembali memperlebar jarak menjadi lima poin, sekaligus menegaskan bahwa persaingan untuk gelar masih terbuka.

Meskipun begitu, Gary Neville berpendapat bahwa reaksi City setelah pertandingan lawan Newcastle bukan hanya sekadar ekspresi emosi. Dia menilai bahwa itu adalah bentuk komunikasi langsung kepada pesaing mereka di papan atas.

Neville juga menyoroti momen perayaan yang dilakukan Haaland dan Guardiola setelah kemenangan terhadap Newcastle kemarin. City seolah memberi sinyal bahwa mereka akan terus berjuang.

“Perayaan di akhir pertandingan oleh Haaland dan Pep Guardiola memiliki makna lebih,” kata Neville. “Mereka sedang menyampaikan pesan, ini adalah permainan psikologis. Pep pasti akan berdalih, tetapi kenyataannya memang demikian.”

“Setiap kali Anda berbicara dalam dua bulan ke depan, setiap tindakan di lapangan akan memberikan sinyal kepada lawan mengenai kelemahan, kekuatan, perayaan, apa pun itu.”

Arsenal Tetap Favorit

Meskipun menganggap tekanan dari City nyata, Neville tetap meramalkan Arsenal akan menjadi juara. Namun, dia menekankan bahwa perjalanan menuju gelar tidak akan mudah.

Baca Juga:Head to Head Bhayangkara FC vs Semen Padang Selasa, 24 Febuari 2026Prediksi Skor Pertandingan Bhayangkara FC vs Semen Padang Selasa, 24 febuari 2026 di BRi Super League

“Saya percaya pada akhirnya Arsenal akan menjadi juara, tapi saya juga tidak akan terkejut jika mereka melakukan kesalahan dan Man City kembali mendekat,” ujar Neville.

0 Komentar