RADARCIREBON.TV – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi merombak susunan pelatih, termasuk pada sektor ganda putra.
Upaya itu tak hanya sebagai respons atas keperluan teknis, tetapi juga bagian dari strategi penyegaran komposisi kepelatihan untuk meningkatkan daya saing atlet pada level internasional.
Perubahan itu tentu diharapkan membawa perspektif baru dalam metode latihan, pendekatan taktik, sampai manajemen performa atlet.
Baca Juga:Alex Martins Panaskan Persaingan Top Skor BRI Super League, Maxwell Souza TerancamPrediksi Persebaya Surabaya vs PSM Makassar: Laga Penentu Nasib di Tengah Tren Negatif
Pada struktur kepelatihan PBSI yang baru, Chafidz Yusuf bakal bertugas sebagai asisten pelatih pada sektor ganda putra utama untuk mendampingi Antonius Budi Ariantho.
Di samping itu, Thomas Indratjaja didapuk sebagai asisten pelatih sektor ganda putra pratama mendampingi Andrei Adistia.
Kepala Bidang Binpres PBSI Eng Hian mengungkapkan perubahan pelatih selain menyesuaikan keperluan yang ada, juga menjadi buah hasil diskusi dengan Waketum PBSI Taufik Hidayat.
Naiknya dua pemain ganda putra Raymond Indra serta Nikolaus Joaquin pada level utama membuat PBSI memutuskan membuat program berkelanjutan bagi keduanya.
Salah satunya dengan menukar komposisi kepala pelatih ganda putra pratama Chafidz Yusuf dengan Thomas Indratjaja, yang sebelumnya menjadi asisten pelatih ganda putra utama.
“Kami melihat juga tidak ada salahnya dan bagus dengan harapan bisa prestasi. Prestasinya bisa terus meningkat ya, terutama kan kita juga paham semua ganda putra adalah salah satu sektor andalan kita ya untuk saat ini,” jelas Eng Hian
“Jadi dengan melakukan rotasi ini kami berharap sektor ganda putra juga terus meningkat, tujuannya sih itu. Tidak ada pemikiran si ini kurang bagus, tapi kami menyesuaikan dengan kebutuhannya. Ya kalau tidak bagus tentunya kan artinya akan ada degradasi, tapi kan kita melihat kebutuhan,” lanjut dia.
Baca Juga:Perang Harga Diri di BRI Super League: Persebaya Surabaya dan PSM Makassar Sama-Sama Terpuruk Prediksi Real Madrid Vs Benfica: Los Blancos Dihantui Kebangkitan Wakil Portugal
“Di pelatih fisik pun juga ada yang kita tetapkan, ada yang kita rotasi, kami melihat dengan bagaimana sesuai dengan kebutuhan,” paparnya.
Eng Hian menambahkan perubahan komposisi tersebut sesuai dengan target Pelatnas yang lebih spesifik dengan misi peningkatan prestasi.
“Tentunya ada target. Kalau target itu selalu kami sampaikan, kami diskusikan ya dengan perubahan ini tentunya ada harapan yang tentunya yang kami inginkan dengan penempatan-penempatan ini pastinya ada,” imbuh Eng Hian.
