RADARCIREBON.TV – Kompetisi di bawah mistar gawang Ajax Amsterdam semakin sengit.
Joeri Heerkens harus menerima kenyataan pahit saat dirinya kalah bersaing usai Maarten Paes resmi menorehkan debutnya bersama Ajax Amsterdam di akhir pekan lalu.
Peluang berharga itu dimanfaatkan Paes dengan maksimal. Kiper Timnas Indonesia tersebut dipercaya membela Ajax saat ditahan imbang NEC Nijmegen, sekaligus memastikan posisinya pada kompetisi penjaga gawang skuad utama.
Baca Juga:Ujian Berat Lille di Kandang Jagoan Serbia, Calvin Verdonk Cs Bidik KebangkitanTak Tergoyahkan di Bawah Mistar, Kiper Persib Bandung Pimpin Clean Sheet Super League Berkat Sentuhan Legenda
Penampilan Maarten Paes memang dinilai cukup solid dan menunjukkan kepada tim pelatih bahwa dia memang layak mendapat lebih banyak menit bermain.
Peluang tampil Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam sebenarnya datang pada kondisi yang tidak disangka.
Kiper Timnas Indonesia itu masuk menggantikan Vitezslav Jaros yang menderita cedera ketika pertandingan berlangsung.
Jaros, yang menyandang status sebagai pemain pinjaman dari Liverpool, terpaksa tidak bisa meneruskan laga, sehingga Maarten Paes saat itu dipercaya untuk menggantikan tugasnya.
Penampilan solid Maarten Paes dengan Ajax Amsterdam berpengaruh pada peta kompetisi penjaga gawang klub.
Debut Maarten Paes membuat posisi Joeri Heerkens juga ikut tergeser ke belakang, walau kiper muda itu sudah lebih dulu digandeng dan sempat diproyeksikan sebagai aset masa depan klub.
Kepercayaan tim pelatih ternyata lebih besar kepada Maarten Paes, Ajax memerlukan sosok yang lebih siap secara pengalaman untuk kepentingan skuad utama.
Baca Juga:Jadwal Pekan ke-23 BRI Super League: Persib Bandung Hadapi Madura United, Adu Gengsi di Kamis MalamPelatih Persija Jakarta Akui Sulit Bendung Persib Bandung, Serahkan Nasib Juara BRI Super League pada Takdir
Maarten Paes dinilai mampu tampil tenang dan sigap pada kondisi krusial, sikap yang sangat diperlukan Ajax Amsterdam untuk mengarungi turnamen musim ini.
Nasib Joeri Heerkens di Ajax Amsterdam malah diprediksikan semakin sulit. Bahkan, kiper muda itu terancam harus menepi dari skuad utama untuk waktu cukup lama.
Beredar pula rencana klub yang membuka opsi peminjaman pada bursa transfer musim panas mendatang untuknya.
Direktur olahraga Jordi Cruyff kabarnya masih berupaya mencari kiper baru. Artinya, terdapat dua kiper yang bisa dilepas yaitu Heerkens atau Paul Reverson, yang juga membela di Jong Ajax.
Jordi Cruyff dikabarkan juga belum bermaksud menjadikan Maarten Paes sebagai kiper utama Ajax. Dalam artian, pemain berusia 27 tahun tersebut masih harus bersaing lagi pada musim depan.
