RADARCIREBON.TV – Sesi latihan Moto2™ Thailand 2026 yang digelar di Sirkuit Chang International, Buriram, memberikan gambaran menarik tentang siapa yang berpotensi bersinar di balapan utama akhir pekan ini. Pada latihan bebas (Practice) Jumat, pembalap Manuel Gonzalez dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP berhasil mencatatkan waktu tercepat di antara seluruh peserta, menegaskan posisinya sebagai salah satu favorit di kelas menengah sebelum sesi kualifikasi dimulai.
Gonzalez, yang tampil impresif sejak putaran awal latihan, menunjukkan konsistensi performa dengan menjadi paling cepat di lintasan Buriram. Kecepatan stabil yang ditunjukkannya membuatnya unggul atas para rival utama seperti Alex Escrig dari Forward Factory Team dan Izan Guevara dari Blu Cru Pramac Yamaha, yang masing-masing menyelesaikan sesi dengan catatan waktu berada di posisi kedua dan ketiga. Hasil ini mencerminkan persaingan ketat di kelas Moto2, di mana tiap pembalap mencari celah waktu terbaik dengan setingan motor dan kondisi lintasan yang berubah karena cuaca.
Di balik dominasi Gonzalez, cerita menarik lain juga muncul dari penampilan pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji, yang berhasil finis di posisi kelima tercepat. Prestasi Aji ini membuatnya lolos langsung ke sesi Q2, yang berarti ia tidak perlu bersaing di Q1 untuk mencari tempat di grid start. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri dan sinyal positif bahwa pembalap asal Indonesia mulai menunjukkan kapasitas kompetitif di level dunia dalam ajang Moto2.
Baca Juga:Pelatih Arema FC Ungkap Penyebab Kekalahan Telak Lawan Borneo FCNottingham Forest Kalah 1-2 dari Fenerbahçe, Tapi Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa
Namun, tidak semua nama besar meraih hasil positif di awal pekan kompetisi ini. Salah satu cerita yang cukup disorot adalah kondisi David Alonso, yang meskipun memiliki potensi tinggi, tidak mampu mencatatkan waktu cepat yang cukup untuk langsung ke Q2. Hasilnya, ia harus bersiap memulai kualifikasi Q1, yang akan menentukan apakah ia bisa lolos ke sesi utama Q2 atau tidak. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Alonso, karena jalur Q1 umumnya lebih ketat dengan persaingan sengit dari pembalap lain yang juga ingin lolos ke putaran berikutnya.
Sementara itu, catatan lainnya mengungkap bahwa sesi latihan ini berlangsung dengan intensitas tinggi dan kondisi cuaca sempat mempengaruhi performa beberapa pembalap. Ternyata sebagian pembalap mengalami kesulitan menaikkan performa saat menjelang akhir latihan karena perubahan suhu dan grip lintasan menjelang sore hari di Buriram. Hal ini menjadikan catatan waktu semakin kompetitif karena semua pembalap berusaha memaksimalkan kesempatan di setiap putaran.
