×
RCTV live Streaming

Pelatih Arema FC Ungkap Penyebab Kekalahan Telak Lawan Borneo FC

BRI Super League
Borneo FC vs Arema FC. Foto: Instagram resmi Arema FC.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan penjelasan lengkap mengenai kekalahan Singo Edan dari Borneo FC dalam lanjutan Super League 2025/26 yang berakhir dengan skor 1-3 untuk tim tamu. Menurut Santos, hasil itu tidak semata karena kualitas lawan semata, tetapi juga dipengaruhi sejumlah faktor penting yang berlangsung selama pertandingan di Stadion Kanjuruhan pada Oktober 2025.

Santos menyebut bahwa salah satu penyebab utama kekalahan timnya adalah gol cepat yang dicetak Borneo pada menit-menit awal laga. Gol tersebut tercipta pada menit ke-3 dan langsung mengejutkan tim Arema, membuat pemain kehilangan ritme dan konsentrasi yang sudah direncanakan sebelum pertandingan. Santos menilai gol cepat itu membuat strategi yang telah disusun sulit untuk dijalankan dengan efektif.

Selain kejutan gol cepat, pelatih Arema juga menyoroti keputusan wasit dalam pertandingan tersebut. Pada babak kedua, wasit memberikan sejumlah kartu kuning yang kemudian berujung pada dua kartu merah bagi pemain Arema. Kartu merah ini diambil oleh wasit setelah insiden pelanggaran keras yang dilakukan pemain Arema kepada lawan, tetapi menurut Santos keputusan ini terlalu berlebihan dan berpengaruh besar terhadap jalannya pertandingan. Kondisi ini membuat anak asuhnya bermain dengan sembilan pemain, sehingga memperkecil peluang mereka untuk mengejar ketertinggalan.

Baca Juga:Nottingham Forest Kalah 1-2 dari Fenerbahçe, Tapi Lolos ke Babak 16 Besar Liga EuropaTransfer Osimhen ke Juventus Terhambat Klausul Anti-Serie A, Denda Astronomis Menanti

Santos sendiri mengaku enggan menyalahkan keputusan wasit secara langsung, tetapi ia menilai bahwa kepemimpinan wasit pada pertandingan tersebut kurang tepat dan berdampak terhadap performa tim secara keseluruhan. Ia menyebut bahwa timnya sebenarnya sudah berusaha keras memperbaiki permainan di babak kedua, namun terhalang oleh keputusan wasit yang memberikan kartu banyak sehingga membuat Arema cukup terkuras.

Menurut Santos, Arema FC menunjukkan semangat juang yang tinggi meskipun bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Meski kalah dalam angka, tim tetap mencoba untuk bangkit dan menekan lawan dalam upaya mencetak gol balasan. Namun demikian, kesulitan untuk mempertahankan taktik yang sudah dipersiapkan membuat usaha itu tidak berbuah hasil optimal.

Kekalahan ini juga mencatatkan rekor kurang baik bagi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, di mana tim yang berjuluk Singo Edan belum mampu meraih kemenangan dalam beberapa laga kandang terakhir di ajang Super League. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi staf pelatih maupun manajemen untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi memperbaiki performa tim di pertandingan berikutnya.

0 Komentar