Di papan tengah, persaingan juga ketat. Persebaya punya 38 poin, sementara Persita dan Bhayangkara FC sama-sama 35 poin. Selisih tipis bikin posisi bisa berubah drastis cuma dalam satu pertandingan.
Zona Degradasi Makin Tegang
Di bawah, situasinya nggak kalah panas. Persijap, Semen Padang, dan Persis masih terjebak di zona degradasi.
Persis jadi yang paling berat situasinya dengan baru mengoleksi 13 poin dan selisih gol minus 20. Sementara Semen Padang sudah kebobolan 41 gol. Bahkan PSBS Biak jadi tim dengan kebobolan terbanyak, 45 gol musim ini.
Kalau nggak segera bangkit, peluang bertahan di Liga 1 makin tipis.
Baca Juga:Sering Panik Lupa Niat Pas Sahur? Ini Bacaan Niat Puasa Ramadan Lengkap plus Tips Biar Nggak Kelupaan!Doa Setelah Sholat Tarawih, Jangan Dilewatkan! Ini Arti dan Keutamaannya
Statistik Penting Sementara
- Top skor: Maxwell Souza (13 gol)
- Tim paling produktif: Malut United (46 gol)
- Pertahanan terbaik: Persib Bandung (11 kebobolan)
- Selisih gol terbaik: Persib Bandung (+26)
- Selisih poin peringkat 1–3 cuma 4 angka
Makin Dekat ke Fase Penentuan
Musim belum selesai, tapi tensinya sudah terasa banget. Selisih poin tipis di papan atas bikin tiap pertandingan sekarang terasa seperti final.
Maxwell memang masih memimpin daftar top skor, tapi jaraknya cuma satu-dua gol dari pesaing. Artinya, perburuan sepatu emas masih terbuka lebar.
Liga 1 2025/2026 benar-benar masuk fase krusial. Siapa yang paling konsisten di sisa pertandingan, dialah yang bakal tersenyum di akhir musim.
