Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Cirebon Raya melakukan aksi unjuk rasa di momentum bulan Ramadan. Diantaranya mengenai evaluasi kinerja satu tahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon. Banyak program yang di pertanyakan para mahasiswa yang dirasa belum maksimal untuk kepentingan masyarakat.
Ratusan mahasiswa dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Cirebon Raya, atau terdiri dari beberapa perguruan tinggi di Cirebon Raya, melakukan aksi unjuk rasa. Di tengah suasana bulan Ramadan tidak menyurutkan mereka untuk menyampaikan orasi dan aspirasi di depan Balaikota Cirebon.
Meski dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian, ratusan mahasiswa merangsek masuk ke gedung Balaikota Cirebon. Aksi masa ini di temui oleh Pj Sekda Kota Cirebon. Tujuan aksi ini sebuah refleksi evaluasi satu tahun kinerja Walikota Cirebon, Effendi Edo maupun Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida.
Baca Juga:Pabrik Briket Ekspor Terbakar Diduga Akibat Oven Overheat – VideoLapak Festival Ramadan Tetap Buka Meski Hujan – Video
Koordinator aksi menjelaskan sejumlah hal yang disampaikan mahasiswa, diantaranya program dan kebijakan visi misi Cirebon Setara yang belum optimal. Namun para mahasiswa merasa kecewa karena penyampaian aspirasi mereka tidak ditemui langsung oleh Walikota maupun Wakil Walikota Cirebon.
Dalam aksi unjuk rasa banyak hal yang disampaikan, seperti masalah infrastruktur jalan, masalah penanganan sampah di TPA Kopi Luhur, pendidikan dan lainnya. Selama aksi mereka mendapatkan pengawalan ketat dari Kepolisian Polres Cirebon Kota berlansung damai dan kondusif.