×
RCTV live Streaming

Sentuhan Bernardo Tavares Hidupkan Ketajaman Gali Freitas di Persebaya Surabaya

Gali Freitas
ig @galifreitas21
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Sepak bola tidak hanya soal strategi dan taktik. Kepercayaan diri dan komunikasi sering menjadi faktor pembeda. Hal itulah yang kini dirasakan Gali Freitas bersama Persebaya Surabaya di musim Super League 2025/2026.

Penyerang sayap asal Timor Leste tersebut sebenarnya memulai musim dengan impresif. Ia mencetak gol saat Persebaya menang telak 5-2 atas Bali United dan kembali berkontribusi ketika tim menundukkan Semen Padang FC pada pekan keenam. Namun setelah momen tersebut, performanya menurun tajam. Hampir sepuluh pekan ia mengalami paceklik gol, memicu sorotan publik yang menaruh ekspektasi besar kepadanya.

Meski tetap aktif dalam skema serangan, penyelesaian akhirnya tak lagi efektif. Situasi berubah ketika manajemen menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih baru pada Desember 2025.

Baca Juga:Drawing 16 Besar Liga Champions! Real Madrid Vs Manchester City, PSG Vs Chelsea!Bojan Hodak Tetap pada Rencana Awal, Made Wirawan Belum Turun Bermain

Debut Tavares pada pekan ke-17 langsung menjadi titik balik. Persebaya menang 2-1 atas Malut United dan Gali Freitas mencetak dua gol. Kebangkitan itu bukan kebetulan. Ada perubahan pendekatan yang membuat sang pemain menemukan kembali kepercayaan dirinya.

Gali mengungkapkan bahwa pelatih asal Portugal tersebut rutin melakukan diskusi personal dengan pemain. Pertemuan individu itu membahas evaluasi performa, detail posisi, kontrol bola, hingga akurasi umpan. Pendekatan tersebut membuatnya memahami aspek yang perlu ditingkatkan sekaligus menumbuhkan keyakinan diri.

Ia merasa diperhatikan secara pribadi dan dibimbing untuk berkembang. Instruksi detail saat latihan membantu memperbaiki keputusan di lapangan dan meningkatkan efektivitas permainan.

Perubahan ini tercermin dalam statistik. Dari 22 pertandingan musim ini, Gali telah mengoleksi enam gol dan enam assist. Sejak berada di bawah arahan Tavares, ia menyumbang empat gol dan tiga assist. Catatan tersebut menunjukkan perannya kembali vital di lini serang Bajol Ijo.

Kebangkitan Gali juga menegaskan pentingnya pendekatan mental dalam sepak bola modern. Pelatih tidak hanya bertugas menyusun taktik, tetapi juga membangun kepercayaan diri pemain agar potensi mereka muncul maksimal.

Kini Gali tampil dengan bahasa tubuh penuh keyakinan. Dribel lebih berani, pergerakan lebih tajam, dan sentuhan akhir lebih klinis. Ia tidak lagi bermain dalam bayang-bayang tekanan, melainkan dengan kepercayaan diri yang kuat.

0 Komentar