RADARCIREBON.TV- Nasib Harga Emas Akibat Serangan Israel ke Iran langsung berubah drastis setelah konflik memanas pada akhir Februari 2026.
Serangan gabungan Israel dan AS ke Iran memicu kepanikan di pasar global, mendorong investor untuk mencari perlindungan emas.
Ketegangan geopolitik selalu menjadi bahan bakar kenaikan harga emas. Kali ini, skalanya lebih besar dan dampaknya terasa instan di pasar internasional.
Baca Juga:Daftar Harga Emas Hari Ini 2 Maret 2026 di Pegadaian, USB dan Galeri 24 Naik TajamPerang, Iran dan AS Apakah Bisa Ikut Piala Dunia 2026? Cek Aturan FIFA Soal Konflik dan Partisipasi
Latar Belakang Konflik yang Memicu Lonjakan
Serangan dimulai pada 28 Februari 2026 dengan operasi militer berkode Roaring Lion dan Operation Epic Fury.
Targetnya mencakup fasilitas militer dan nuklir serta figur-figur penting Iran, termasuk Ali Khamenei. Iran membalas dengan menyerang Israel dan pangkalan militer AS di wilayah tersebut.
Eskalasi terus berlanjut hingga 1–2 Maret. Presiden Donald Trump bahkan memperingatkan respons keras jika Iran melanjutkan agresi.
Situasi ini memperburuk ketidakpastian global dan langsung mengguncang pasar komoditas.
Pergerakan Harga Emas Dunia Melejit
Dampak konflik terlihat jelas pada pergerakan harga emas:
- Harga emas spot melonjak 1,80 persen ke US$5.280 per troy ons
- Sebelumnya berada di kisaran US$5.260–US$5.278
- Kenaikan mingguan mencapai 3,12 persen
- Resistensi kuat berada di level US$5.300
Ini adalah peningkatan tertinggi dalam sepekan terakhir. Karena investor mencari perlindungan dari risiko perang, permintaan emas meningkat.
Dampak ke Harga Emas di Indonesia
Di dalam negeri, hal yang sama juga terjadi. Harga emas Antam meningkat menjadi Rp3.045.000 per gram.
Jika konflik terus memburuk dan harga global menembus US$5.500, emas domestik berpotensi menyentuh Rp3,4 juta per gram.
Baca Juga:Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman 50 Juta, Berapa Cicilan per Bulan hingga 5 Tahun?Daftar Harga Emas Perhiasan Hari Ini 2 Maret 2026, Apakah Harganya Naik Lagi?
Kondisi ini membuat banyak investor ritel mulai mempertimbangkan aksi beli maupun ambil untung.
Skenario Prediksi Minggu Depan 2–8 Maret 2026
Analis membagi proyeksi harga emas menjadi tiga skenario utama:
- Bear case US$5.000–US$5.143Kemungkinan 5 persen jika terjadi gencatan senjata cepat.
- Base case US$5.300–US$5.600Kemungkinan 60 persen jika konflik berlanjut tanpa eskalasi ekstrem.
- Bull case US$6.000–US$6.500Kemungkinan 35 persen jika terjadi serangan besar seperti fasilitas minyak utama.
Mayoritas analis melihat peluang terbesar ada di skenario bullish moderat.
