Kerusakan jalan di Perumahan Taman Kota Ciperna telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir dan kian parah saat musim hujan. Lubang dan gelombang aspal membahayakan pengendara serta mengganggu aktivitas hampir 800 lebih kepala keluarga.
Sejumlah titik jalan di Perumahan Taman Kota Ciperna terlihat berlubang dan bergelombang. Kerusakan ini disebut telah berlangsung lama dan hanya diperbaiki secara parsial oleh pihak developer. Penambalan yang dilakukan selama ini bersifat sementara dan belum menyentuh perbaikan menyeluruh.
Sempat beredar isu bahwa fasilitas umum dan fasilitas sosial perumahan akan dialihkan ke pemerintah daerah. Namun hingga kini proses tersebut belum tercatat resmi dalam administrasi Pemda. Dengan demikian, tanggung jawab perbaikan masih berada pada pihak developer.
Baca Juga:Pengurus PGRI se-Kota Cirebon Dibekali Orientasi – VideoPantai Kesenden Kembali Dipenuhi Sampah – Video
Diketahui, developer perumahan tengah mengalami ketidakstabilan keuangan yang berdampak pada pemenuhan kewajiban pembangunan fasum dan fasos, termasuk akses jalan. Pihak developer menyatakan saat ini masih menunggu dinas untuk melakukan survei lapangan.
Angga selaku Ketua RW, menyebut bahwa dirinya hanya bisa berusaha swadaya dengan masyarakat. Bersama ketua RW lainnya dan sejumlah warga yang ikut mendiskusikan, ia mengupayakan solusi.
Saat ini warga diimbau untuk melakukan urunan sebesar 200 ribu per rumah. Dengan nominal tersebut, ditargetkan terkumpul dana sebesar Rp200 juta.