RADARCIREBON.TV – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Borneo FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Laga yang berakhir imbang 2-2 tersebut dinilai menjadi pelajaran penting bagi Macan Kemayoran, terutama dalam menjaga konsentrasi hingga akhir pertandingan.
Dalam konferensi pers seusai laga, Mauricio Souza menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik sepanjang pertandingan. Persija mampu dua kali unggul dan mengontrol jalannya permainan dalam beberapa fase penting. Namun, kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi sorotan utama yang harus segera diperbaiki.
Menurut pelatih asal Brasil tersebut, masalah utama bukan terletak pada strategi menyerang, melainkan pada detail kecil di lini pertahanan. Ia menyebut para pemain kehilangan fokus pada momen krusial, terutama menjelang berakhirnya pertandingan. Situasi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Borneo FC untuk mencetak gol penyama kedudukan di masa injury time.
Baca Juga:Prediksi Persija Jakarta vs Borneo FC Pekan 24 BRI Super League 2025/2026: Duel Sengit di JISPrediksi Madura United vs Malut United: Misi Bangkit Laskar Sape Kerrab di Pekan ke-24 BRI Super League
Souza juga menyoroti efektivitas penyelesaian akhir timnya. Meski berhasil menciptakan sejumlah peluang berbahaya, Persija dinilai belum cukup klinis untuk memastikan kemenangan lebih cepat. Ia menegaskan bahwa dalam kompetisi ketat seperti BRI Super League, kegagalan memaksimalkan peluang sering kali berujung pada kehilangan poin penting.
Selain aspek teknis, Souza menekankan pentingnya manajemen emosi dan konsistensi permainan. Ia mengakui bahwa tekanan pertandingan membuat ritme tim sedikit menurun pada menit-menit akhir. Ke depan, staf pelatih akan fokus meningkatkan komunikasi antar pemain serta organisasi pertahanan agar situasi serupa tidak terulang.
Hasil imbang ini juga menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi tim pelatih. Souza memastikan akan melakukan analisis mendalam terhadap rekaman pertandingan untuk melihat kesalahan posisi, transisi bertahan, serta pengambilan keputusan pemain di lapangan. Evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu Persija tampil lebih stabil pada laga berikutnya.
Meski kecewa, Mauricio Souza tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia menilai semangat juang tim sudah terlihat, namun masih dibutuhkan kedewasaan bermain agar mampu mengunci kemenangan saat berada dalam posisi unggul.
Dengan persaingan papan atas yang semakin ketat, Persija dituntut segera bangkit dan meraih hasil maksimal di pertandingan selanjutnya. Bagi Souza, hasil ini menjadi pengingat bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kualitas permainan, tetapi juga oleh kemampuan menjaga fokus hingga peluit akhir berbunyi.
