RADARCIREON.TV – Posisi puncak kini resmi diamankan oleh Persib Bandung pada pekan ke-24 kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Meski gagal melanjutkan tren enam kemenangan beruntun usai bermain imbang 2-2 di markas Persebaya Surabaya, Maung Bandung tetap kokoh di posisi teratas klasemen.
Tambahan satu poin membuat Persib kini mengoleksi 54 poin dari 23 pertandingan. Catatan mereka impresif: 17 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kekalahan. Yang lebih penting, Persib masih memiliki satu laga tunda. Artinya, secara matematis peluang memperlebar jarak dari pesaing masih terbuka lebar.
Namun, persaingan belum selesai. Persija Jakarta terus membayangi di posisi kedua dengan 51 poin dari 24 laga (16 menang, 5 imbang, 3 kalah). Selisih hanya tiga angka membuat setiap pertandingan tersisa terasa seperti final. Di bawahnya, Borneo FC Samarinda mengumpulkan 50 poin dan juga memiliki satu laga tunda. Situasi ini membuat perebutan gelar masih sangat terbuka.
Posisi 10 Besar Klasemen Sementara Pekan ke-24:
Baca Juga:Usai Imbang 2-2 Lawan Persib Pelatih Persebaya Puji Mental Pemain“Kami Dirugikan!” Marc Klok Semprot Wasit Usai Persib Gagal Menang di Surabaya
- Persib Bandung – 54 poin
- Persija Jakarta – 51 poin
- Borneo FC – 50 poin
- Malut United – 44 poin
- Persebaya Surabaya – 39 poin
- Persita Tangerang – 38 poin
- Bhayangkara FC – 38 poin
- PSIM Yogyakarta – 36 poin
- Dewa United FC – 33 poin
- Arema FC – 31 poin
Melihat jadwal tersisa, bulan Maret akan menjadi fase krusial. Persib dijadwalkan menghadapi Persik Kediri (9 Maret), Borneo FC (15 Maret), dan kemudian serangkaian laga penting hingga Mei, termasuk duel panas kontra Persija Jakarta pada 10 Mei 2026. Laga-laga ini akan menentukan arah gelar.
Sekarang pertanyaan besarnya: seberapa besar peluang Persib juara?
Secara objektif, peluang mereka sangat kuat. Ada tiga alasan utama:
Konsistensi Poin – Rata-rata lebih dari dua poin per laga menunjukkan stabilitas performa sepanjang musim.
Laga Tunda – Satu pertandingan ekstra bisa menjadi pembeda jika dimaksimalkan.
Momentum Mental – Mengamankan puncak klasemen memberi tekanan kepada pesaing, bukan kepada mereka.
Namun, saya akan jujur: keunggulan tiga poin bukan jaminan. Jika Persib terpeleset dalam dua laga berat, terutama saat melawan Borneo atau Persija situasi bisa berbalik cepat. Dalam perebutan gelar, konsistensi di laga melawan tim papan tengah dan bawah sering menjadi penentu sebenarnya.
