RADARCIREBON.TV – Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, merasa optimistis anak asuhnya bisa meneruskan tren positif di markas ketika menerima tantangan Persis Solo dalam laga Derby Jawa Tengah pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.
Persijap Jepara memiliki waktu istirahat yang lebih panjang daripada Persis Solo mendekati duel yang akan dipanggungkan di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 malam WIB itu.
Keuntungan waktu ini dimaksimalkan Laskar Kalinyamat untuk mempersiapkan tim dengan optimal untuk menghadapi segala ancaman dari Laskar Sambernyawa.
Baca Juga:Amunisi Lengkap Jadi Modal Persijap Jepara Tantang Bali United, Ambisi Target Tiga PoinSukses Taklukkan Rival Banten, Pelatih Dewa United Masih Simpan Kekecewaan
“Saya rasa persiapan kami berjalan dengan sangat baik. Kami punya waktu yang cukup untuk bersiap menghadapi Persis. Kami bahkan punya waktu yang lebih banyak ketimbang mereka meskipun harus menjalani perjalanan jauh dari Bali,” kata Mario Lemos.
“Namun, kondisi para pemain sangat bagus. Yang jelas, kami sangat menyadari bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan tim dengan cara terbaik yang bisa kami lakukan,” lanjut dia.
Posisi kedua tim yang sejatinya masih belum aman dari ancaman degradasi. Baik Persijap maupun Persis tentu tak ingin kehilangan momentum positif di putaran kedua.
Laskar Kalinyamat sudah menjalani tiga laga kandang dengan kemenangan. Sedangkan, Persis telah melewati empat partai terakhir tanpa kekalahan. Catatan itulah yang menjadi sorotan pelatih asal Portugal tersebut.
Tim yang memetik tiga poin akan melesat jauh dari zona merah. Mario berharap, Wahyudi Hamisi CS mampu bermain maksimal di kandang.
“Kami sangat memahami pertandingan ini adalah laga yang sangat penting bagi kedua kubu. Maka, kami harus bisa menampilkan sepak bola terbaik agar kami jika ingin mendapatkan tiga poin,” papar Mario Lemos.
Pada dua pertandingan terakhir, Mario Lemos sepertinya telah menemukan komposisi terbaik dari Persijap Jepara. Karena, deretan pemain pertama tak mengalami perubahan saat menghadapi Persebaya Surabaya (3-1) dan Bali United (0-0).
Baca Juga:Dewa United Menang Tanpa Ivar Jenner Saat Tumbangkan Persita Tangerang, Ini Alasan Jan Olde RiekerinkJelang Duel Union Berlin, Kevin Diks Desak Borussia Monchengladbach Lebih Tajam di Lini Depan
Menurut Mario, kondisi yang dialami timnya saat ini sangat berbeda dengan putaran pertama. Laskar Kalinyamat terpaksa mengubah komposisi, sebab sering terkena kartu merah dan kehilangan pemain lantaran cedera.
