“Entah kami lolos ke Liga Champions dan memang pantas mendapatkannya, atau kami tidak lolos dan memang tidak pantas,” ujarnya.
“Empat kemenangan beruntun sebelumnya cukup baik. Empat hasil bagus di pertandingan sulit. Dengan musim yang sedang kami jalani, saya rasa memang tidak banyak optimisme dalam hal itu.”
“Namun, kami menemukan cara untuk menang, bertahan dengan baik, dan mencetak gol dari situasi bola mati. Malam ini kami kalah dan itu sepenuhnya kesalahan kami sendiri. Ini sangat mengecewakan,” lanjutnya.
Baca Juga:Sosok Bek Timnas Indonesia Cetak Gol Penting Kemenangan Fortuna Sittard Atas Eks Klub Calvin VerdonkPrompt Gemini AI Wanita Berhijab Kekinian yang Super Aesthetic
Fokus Bangkit di Piala FA
Meski kecewa berat, Liverpool tidak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan. Mereka akan kembali menghadapi Wolves di ajang Piala FA pada Jumat mendatang.
“Terserah kami untuk belajar dari ini dan membalikkan keadaan, tetapi ini sulit bagi kami dan juga sulit bagi para penggemar kami. Kami harus terus melangkah,” ujarnya.
“Kami kembali ke sini pada Jumat dan kami ingin melangkah jauh di Piala FA. Jadi kami harus datang pada hari Jumat dengan kualitas dan performa yang benar-benar berbeda di lapangan,” lanjutnya.
Kini, respons Liverpool di laga berikutnya akan menjadi ujian karakter sesungguhnya. Jika tak segera berbenah, musim yang sudah berjalan sulit bisa berubah menjadi kekecewaan besar.
