Harga cabai rawit merah kembali melonjak, bahkan di Pasar Induk Jagasatru Kota Cirebon dijual hingga 100 ribu rupiah lebih per kilogram. Untuk memastikan pasokan dan upaya stabilisasi, Walikota dan Forkopimda serta TPID mengecek sejumlah komoditi.
Memasuki pertengahan Ramadan dan persiapan jelang Lebaran, biasanya sejumlah komoditi atau kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga. Sehingga, perlu antisipasi dengan melakukan pemantauan di pasar.
Seperti dilakukan Walikota bersama jajaran Forkopimda serta Tim Pengendali Inflasi Daerah yang memantau Pasar Induk Jagasatru untuk mengetahui berbagai harga kebutuhan pokok pada Kamis pagi.
Baca Juga:Sidang Kedua Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Di Indramayu – VideoStrategi Penguatan Hortikultura Dan Perkebunan Di Kab. Cirebon – Video
Untuk sementara ini, harga cabai rawit merah kembali melonjak signifikan dari 70 ribu kini dijual kisaran 100 ribu rupiah perkilogram, bahkan ada yang lebih tinggi di Pasar Induk Jagasatru. Selain itu, sejumlah bahan pokok seperti telur ayam, telur asin, dan daging juga turut mengalami peningkatan harga.
Selain melakukan pemantauan di pasar tradisional mengenai stok pangan dan harga, untuk memastikan kesiapan arus mudik, Walikota dan Forkopimda sidak bahan bakar minyak ke SPBU di By Pass. Dengan mengecek takaran yang diukur oleh tim Metrologi Legal, sehingga para pemudik nantinya tidak khawatir dalam memenuhi kebutuhan BBM pada arus mudik Lebaran.