RADARCIREBON.TV- Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana setiap amal ibadah yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan di bulan suci ini adalah sholat tarawih.
Sholat tarawih merupakan sholat sunnah yang hanya dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadhan.
Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, sholat ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya serta mendapatkan berbagai keutamaan yang luar biasa.
Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Tapi Masih di Atas Rp3 Juta/GramPromo Alfamart dan Indomaret Ramadan 2026 Hari ini Jumat 6 Maret, Minyak Goreng Termurah Cek
Sholat tarawih memiliki banyak keutamaan yang telah dijelaskan dalam berbagai hadits. Setiap malamnya memiliki keistimewaan tersendiri, mulai dari pengampunan dosa, pahala yang berlimpah, hingga derajat yang ditinggikan di sisi Allah.
Keutamaan-keutamaan ini disebutkan dalam berbagai riwayat, termasuk dalam kitab Durrotun Nasihin halaman 18–19. Meskipun shalat Tarawih bersifat sunnah, namun ia termasuk sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan.
Berikut adalah keutamaan shalat Tarawih dari malam pertama hingga malam terakhir Ramadhan dikutip dari YouTube Shofwatul Awwah:
- Malam ke-1: Dosa orang yang melaksanakan shalat Tarawih akan diampuni, seakan-akan ia baru dilahirkan oleh ibunya.
- Malam ke-2: Allah akan mengampuni dosa orang yang melaksanakan shalat Tarawih serta dosa kedua orang tuanya jika mereka beriman.
- Malam ke-3: Malaikat di bawah Arasy akan menyeru agar orang tersebut mulai beramal, dan Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu.
- Malam ke-4: Akan mendapatkan pahala seperti membaca Kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur’an.
- Malam ke-5: Pahalanya setara dengan orang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa.
- Malam ke-6: Akan mendapatkan pahala seperti orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
- Malam ke-7: Seakan-akan mencapai derajat Nabi Musa dan kemenangan atas Fir’aun serta Haman.
- Malam ke-8: Akan memperoleh keberkahan sebagaimana yang diberikan kepada Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.
- Malam ke-9: Seolah-olah beribadah kepada Allah sebagaimana ibadah para Nabi.
- Malam ke-10: Allah akan memberikan kebaikan dunia dan akhirat.
- Malam ke-11: Keluar dari dunia seperti saat dilahirkan oleh ibunya, dalam keadaan bersih dari dosa.
- Malam ke-12: Pada hari kiamat, wajahnya akan bersinar seperti bulan purnama.
- Malam ke-13: Akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
- Malam ke-14: Para malaikat akan menjadi saksi atas sholatnya, dan Allah tidak akan menghisabnya dengan berat.
- Malam ke-15: Didoakan oleh para malaikat serta para penjaga Arasy dan Kursi.
- Malam ke-16: Akan diberikan kebebasan dari neraka dan jaminan masuk surga.
- Malam ke-17: Akan mendapatkan pahala seperti para Nabi.
- Malam ke-18: Akan dipenuhi ridha Allah serta kedua orang tuanya.
- Malam ke-19: Allah akan mengangkat derajatnya di surga Firdaus.
- Malam ke-20: Akan mendapatkan pahala seperti para syuhada dan orang-orang saleh.
- Malam ke-21: Akan dibangunkan sebuah istana dari cahaya di surga.
- Malam ke-22: Pada hari kiamat, ia akan berada dalam keadaan aman dari segala kesusahan dan kesedihan.
- Malam ke-23: Allah akan membangunkan sebuah kota di dalam surga.
- Malam ke-24: Akan mendapatkan 24 doa yang dikabulkan.
- Malam ke-25: Allah akan menghapus siksa kuburnya.
- Malam ke-26: Pahalanya akan diangkat selama 40 tahun.
- Malam ke-27: Akan melewati jembatan Shirath dengan kecepatan seperti kilat.
- Malam ke-28: Allah akan mengangkatnya hingga seribu derajat di dalam surga.
- Malam ke-29: Akan mendapatkan pahala seribu haji yang diterima.
- Malam ke-30: Allah akan berkata kepadanya, “Wahai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air Salsabil, dan minumlah dari Telaga Kautsar.”
