Masjid Keramat Syekh Abdurahman Kaliwulu – Video

Masjid Keramat Syekh Abdurahman Kaliwulu
0 Komentar

Masjid Keramat Kaliwulu Syekh Abdurohman di Desa Kaliwulu, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, menjadi salah satu masjid bersejarah yang selalu ramai saat bulan Ramadan. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga menyimpan berbagai kisah sejarah dan tradisi masyarakat setempat.

Masjid Keramat Kaliwulu yang berada di Desa Kaliwulu, Kecamatan Plererd Kabupaten Cirebon ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki masjid pada umumnya. Bangunan masjid ini tidak memiliki batu pondasi, melainkan ditopang oleh 16 tiang kayu yang bertumpu pada batu hitam tanpa semen.

Masjid yang awalnya dibangun di Blok Silintang, yang kini masuk wilayah Desa Wotgali. Namun setelah selesai dibangun, masjid tersebut dipercaya berpindah secara gaib ke lokasi sekarang di Blok Kauman, Desa Kaliwulu.

Baca Juga:Modus Hipnotis Berkedok Jualan Madu – VideoRumah Di Perumnas Jadi Tempat Produksi Kosmetik Ilegal – Video

Masjid ini didirikan oleh Syekh Abdurohman, putra Ki Gede Panjunan yang masih memiliki garis keturunan dengan Syekh Syarif Hidayatullah. Tokoh ini dikenal sebagai salah satu penyebar Islam di wilayah Cirebon.

Hingga kini, pesarean atau makam Syekh Abdurohman yang berada di area masjid masih sering dikunjungi warga untuk berziarah.

Di kompleks masjid juga terdapat dua sumur yang dikeramatkan oleh masyarakat, yaitu Sumur Kejayaan dan Sumur Pengasihan. Meski dipercaya membawa berkah, warga tetap meyakini segala sesuatu terjadi atas izin Tuhan.

Keunikan masjid ini juga terlihat dari arsitekturnya. Dinding bata masjid dihiasi piring-piring kuno yang ditanam di dalam dinding. Sementara pintu masuk masjid dibuat pendek, sehingga jamaah harus menundukkan kepala saat masuk sebagai simbol kerendahan hati.

Sementara itu, kegiatan keagamaan di Masjid Kaliwulu semakin semarak saat bulan Ramadan. Warga dan DKM masjid setiap hari menggelar buka puasa bersama yang disiapkan secara gotong royong.

Selain itu, berbagai kegiatan ibadah seperti tadarus Al Quran, zikir, itikaf dan pengajian malam juga rutin dilaksanakan.

Menurut DKM Masjid, Mulyadi, salat malam di sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi momen yang paling dinanti oleh jamaah.

Baca Juga:MBG Tetap Beroperasi Selama Ramadan – VideoJalan Rusak Di Desa Adidharma Mirip Permukaan Bulan – Video

Pada malam-malam tersebut, masjid dipenuhi jamaah yang beribadah hingga larut malam dengan harapan mendapatkan berkah Lailatul Qadar.

0 Komentar