Eskalasi Konflik Timur Tengah: Serangan Rudal Iran Meluas ke Negara-Negara Teluk

Serangan Rudal Iran
Serangan Rudal Iran Foto : Pinterest.
0 Komentar

Seorang saksi mata melaporkan mendengar ledakan keras di sekitar area bandara yang diikuti dengan munculnya kepulan asap. Rekaman video yang telah diverifikasi oleh kantor berita internasional juga memperlihatkan suara drone yang disusul ledakan besar di dekat terminal bandara. Pemerintah setempat kemudian menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi akibat jatuhnya puing-puing dari proses pencegatan rudal dan drone.

Data dari Kementerian Pertahanan UEA menunjukkan bahwa dari 16 rudal balistik yang ditembakkan ke negara tersebut pada Sabtu, sebagian besar berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara. Hanya satu rudal yang dilaporkan jatuh ke laut. Selain itu, dari 121 drone yang terdeteksi, sebanyak 119 berhasil ditembak jatuh sementara dua lainnya jatuh di wilayah UEA.

Sejak konflik dimulai pada pekan sebelumnya, UEA mencatat telah mendeteksi sedikitnya 221 rudal balistik yang diarahkan ke wilayahnya. Jumlah drone yang terlibat bahkan telah melampaui 1.300 unit, menunjukkan intensitas serangan yang sangat tinggi.

Baca Juga:IRAN SERANG BALIK! Rudal Menghantam Israel dan Basis Militer ASPERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Kompak Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran!

Serangan Iran juga dilaporkan terjadi di negara Teluk lainnya. Qatar menyatakan militernya berhasil mencegat dua rudal yang menargetkan wilayahnya. Kuwait melaporkan telah menembak jatuh tujuh drone sejak dini hari pada Sabtu, sementara Bahrain mengklaim berhasil mencegat 92 rudal serta 151 drone sejak awal konflik yang mereka sebut sebagai “agresi brutal Iran”.

Di Arab Saudi, Kementerian Pertahanan mengonfirmasi bahwa tiga rudal balistik yang mengarah ke Pangkalan Udara Prince Sultan berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara. Pangkalan tersebut diketahui menjadi salah satu lokasi penempatan pasukan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut. Selain itu, militer Saudi juga menembak jatuh 17 drone yang terbang di atas ladang minyak Shaybah di wilayah tenggara negara itu.

Sementara itu, Kuwait mengambil langkah antisipatif dengan mengurangi produksi minyak mentah nasional. Kebijakan tersebut diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman keamanan di kawasan, khususnya terhadap Selat Hormuz yang merupakan jalur pelayaran vital bagi distribusi energi global.

Ketegangan juga meluas ke wilayah utara kawasan. Militer Yordania menuduh Iran telah meluncurkan 119 rudal dan drone yang menargetkan wilayahnya dalam sepekan terakhir. Menurut juru bicara militer Brigadir Jenderal Mustafa Hayari, serangan tersebut tidak sekadar melintasi wilayah Yordania, melainkan secara langsung menargetkan instalasi vital di dalam negeri.

0 Komentar