Masjid Agung Indramayu, masjid yang menjadi pusat kegiatan religi masyarakat di Kabupaten Indramayu, memiliki sejarah panjang dalam perkembangan syiar Islam di wilayah tersebut. Masjid yang kini berdiri megah itu awalnya hanya berupa musala kecil yang dibangun pada abad ke-19.
Masjid Agung Indramayu merupakan masjid yang menjadi ikon Kabupaten Indramayu serta menjadi pusat kegiatan religi masyarakat. Masjid ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan menarik dalam penyebaran syiar Islam di wilayah Indramayu. Bangunan masjid sendiri diperkirakan telah berdiri sejak abad ke-19.
Pada masa awal pembangunannya, bangunan tersebut masih berupa mushola sederhana berukuran sekitar tujuh kali tujuh meter, dilihat dari adanya empat tiang penyangga yang berada di dalam masjid. Seiring bertambahnya jumlah jamaah, bangunan masjid kemudian mengalami perkembangan.
Baca Juga:Penyuluhan Hukum Masalah Kenakalan Remaja di Era DigitalSorgum Jadi Harapan Baru Penguatan Ketahanan Pangan Nasional – Video
Dalam proses perkembangannya, masjid ini telah mengalami beberapa kali renovasi. Pada awal abad ke-20, bangunan yang awalnya hanya mushola perlahan diubah menjadi masjid yang lebih besar agar bisa menampung lebih banyak para jamaah.
Kemudian memasuki awal abad ke-21, Masjid Agung Indramayu mengalami renovasi besar-besaran. Renovasi terbesar dilakukan pada 2004 dan rampung sekitar 2010 dengan menghadirkan arsitektur yang lebih modern tanpa menghilangkan nuansa tradisional khas Jawa Barat.
Meski bangunan awal musala sudah tidak tersisa, pengurus masjid menyebut masih terdapat peninggalan dari pembangunan lama, yaitu atap sirap yang berada di bagian atas bangunan. Atap tersebut terbuat dari kayu ulin yang didatangkan dari Kalimantan.
Selain itu, selama bulan Ramadan, Masjid Agung juga menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan. Kegiatan dimulai dengan kuliah subuh, dilanjutkan kuliah duha pada pukul 10 pagi yang disertai program belajar membaca Al-Qur’an bagi orang dewasa dengan metode 10 jam.
Menjelang waktu berbuka puasa, jamaah mengikuti khataman atau tadarus Al-Qur’an bersama. Pengurus masjid juga menyediakan pembagian takjil serta buka puasa bersama bagi masyarakat. Berbagai kegiatan tersebut menjadi upaya pengurus masjid dalam memakmurkan Masjid Agung Indramayu selama bulan Ramadan.